Adi Riyadi: Pilkada Kota Serang, Sebuah Harapan

Rabu, 11 Oktober 2017 - 09:20 WIB
Dibaca: 87 Pembaca

Reporter: Redaksi
Editor: Andri Firmansyah
Share with:
ads
Adi Riyadi: Pilkada Kota Serang, Sebuah Harapan


Oleh Adi Riyadi

biem.co -- Pada 2018, Kota Serang akan menyelenggarkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk masa jabatan 2018-2023. Siapapun yang nantinya terpilih tentu menjadi harapan kita bersama. Ia adalah sosok pemimpin yang benar-benar mempunyai jiwa kepemimpinan yang tinggi, mengayomi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan umum yang menyangkut taraf hidup orang banyak sebagaimana yang telah diamanahkan dalam UU No. 32 tahun 2004.

Pilkada sejatinya hanya instrumen dalam memilih calon kepada daerah. Instrumen ini harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh warga Indonesia. Karena dalam iklim demokrasi, negara sudah menjamin sepenuhnya kebebasan hak-hak kita untuk memilih. Jangan sampai karena tak ada kemajuan yang dirasakan, kita lantas acuh dan tak menentukan pilihan.

Jangan sampai kemudian hak pilih kita dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan tertentu guna mendapatkan keuntungan materi. Trauma terhadap janji-janji manis para calon kepala daerah boleh saja, tetapi mengabaikan hak pilih itu bukan solusi yang tepat. Karena pada dasarnya kejahatan itu terjadi bukan karena banyaknya orang-orang curang, tetapi karena orang-orang baiknya banyak yang diam.

Oleh karena itu sebagai warga negara yang baik, kita harus menggunakan hak pilih kita dengan baik. Datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), kemudian pilih calon pemimpin yang menurut kita itu baik, tanpa ada tekanan dan interpensi dari siapapun. Sistem demokrasi ini akan berjalan dengan baik, manakala semua masyarakat turut terlibat langsung.

Memilih kadang kala tidak menjadi urgen bagi sebagian masyarakat yang apatis, tidak memiliki harapan setelah berlangsungnya Pilkada. Pesimisme masa depan karena janji kompanye kadang tidak di tunaikan, dan akhirnya menjadikan pemilih yang pragmatis.

Dalam ilmu politik disebutkan, kelompok–kelompok prilaku pemilih (political behaviour) dalam Pilkada terbagi menjadi beberapa bagian. Pertama, memilih kandidat karena kesamaan ideologi. Jadi, seorang pemilih mencari kandidat yang seide dan se-prinsip dengannya, dalam hal bagaimana masyarakat kedepannya bekerja, dan bagaimana pemerintah harus mengatur pemerintahannya untuk sama-sama menyejahterakan rakyat.

Kedua, pilihan didasarkan pada afiliasi partai politik. Kandidat yang dipilih adalah dari jalur partai politik, karena dianggap menguntungkan baginya. Ketiga, pilihan karena kesamaan etnisitas. Pemilih menjatukan suaranya kepada kandidat memilki keturunan yang sama, adat yang sama, agama yang sama, bahasa yang sama, dan sebagainya.

Keempat, adalah pilihan didasarkan pada pragmatisme politik. Pemilih melihat kandidat yang kebermanfaatannya secara praktis, misalnya, kandidat memberi uang kepada pemilih, bisa juga karena kedekatannya pada kandidat dan sebainya. Dan Kelima pilihan karena program dan integritas kandidat. Pemilih yang bijak biasanya memilih karena melihat sisi ini, sebagai pertimbangan untuk memilih calon pemimpin.

Dilihat dari kacamata agama pun, seorang pemimpin harus memiliki empat sifat yang harus kita pilih untuk memimpin. Pertama, seorang pemimpin harus memiliki sifat Shiddiq. Shiddiq artinya benar. Bukan hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya yang sejalan dengan perkataannya. Hal itu termaktub dalam Surat An-Najm ayat 3. yang artinya, “dan tiadalah yang diucapkannya itu  (Al-qur’an) menurut kemauan hawa nafsu.”

Kedua, Amanah. Amanah artinya, benar-benar bisa dipercaya. Jika suatu amanah yang diberikan kepadanya maka dia akan melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Dasarnya ada pada surat Al- Araf ayat 68 berbunyi, “Aku menyampaikan  amanat-amanat Tuhanku kepada mu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu “.

Ketiga, Tabligh. Artinya menyampaikan. Jadi seorang pemimpin harus mampu menyampaikan kebenaran meski itu pahit untuk di sampikan, dengan tidak menyembunyikan sesutu informasi yang dimiliki.

Keempat, Fathonah, Artinya cerdas. Maka seorang pemimpin harus cerdas dalam mengatur masyarakatnya agar tidak adanya perkeliahan di masyarakat, mampu mensejahterakan masyrakat. Tentu lah ini semua harus membutuhkan kecerdasan seorang pemimpin yang luar biasa.

Momen Pilkada tidak bisa dianggap sepele, karena Pilkada menjadi barometer berjalannya sistem demokrasi. Pilkada merupakan satu–satunya jalan untuk menunjukan keberkuasan rakyat. Inilah yang membedakan negara yang menganut sistem demokrasi dan non demokrasi.

Untuk memperoleh pemimpin yang berkualitas di Kota Serang, maka harus menggunakan hak pilihnya dengan cerdas, memilih yang cerdas berarti memilih dengan hati nurani. Memilih dengan hati nurani berarti melihat dengan hati nurani kandidat tersebut, tanpa adanya intervensi dari orang lain dan terpengaruh karena uang.

Semoga Pemimpin Kota Serang terpilih adalah pemimpin yang mampu membawa Kota Serang ke arah yang lebih baik. Aamiin. (red)


Adi Riyadi, adalah Mahasiswa UIN SMH Banten Jurusan Hukum Tata Negara.


Rubrik ini diasuh oleh Fikri Habibi.


Berita Terkait :

Menanti Pilkada Hijau
Politik Dan Agama: Harmoni Kebangsaan
19 Parpol Calon Peserta Pemilu 2019 di Kota Serang Siap Diverifikasi
KPU Kota Serang Buka Pendaftaran Pemantau Pilkada, Berikut Syarat dan Ketentuannya!

TOPIK → #Opini 
Komentar Pembaca

Recommendation

Terkini

Sebanyak 107 Calon PPK se-Kota Serang Segera Jalani Tes

Bagi calon PPK yang sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota PPK saat Pilkada Banten 2017, seru Fierly, peni...

Read more


Bupati Serang Pesimis Interchange Bisa Dioperasikan Tahun Ini

Pemkab Serang belum lama ini telah mengevaluasi tim penyelesaiaan interchange terkait komitmen perusahaan.

Read more


Hiburan

Hadapi Valencia, Sevilla Harus Mendominasi

Dari posisi klasemen Sevilla menduduki peringkat ke-5 dengan raihan 16 point. Sementara selisih dua point dari...

Read more


Taman Potret, Tempat Wisata Asyik untuk Narsis di Kota Tangerang

Tidak ketinggalan di taman ini terdapat fasilitas wifi gratis yang dapat sobat manfaatkan untuk berbagai kegiatan.

Read more


Tutorial

Tutorial Cara Edit Gambar Dengan Mudah Lewat Handphone

Kali ini kami akan membagikan cara untuk tidak perlu repot lagi mengedit dengan aplikasi di laptop atau komput...

Read more


Resep Bubur Sop, Makanan Khas Labuan Banten

Seperti namanya, bubur Labuan menggunakan sayuran sebagaimana membuat sayur sop.

Read more


Inspirasi

Wahyu Fahmi, Pembuat Konten Vidgram Komedi Dakwah

Wahuy_, berkarya saja terlebih dahulu urusan di-repost akun instagram yang popular atau tayangan televisi itu ...

Read more


Ahmad Yani: Dialog Identitas Ala Anies Baswedan

Anies sangat menyadarkan kita, dengan kata pribuminya telah kembali menempatkan pribumi sebagai identitas yang...

Read more


Review

Cari Kafe yang Nyaman dan Instagramable? Dadu Playroom Jawabannya

Kafe ini terletak di jalan Ahmad Yani No. 70, Cilegon.

Read more


Resensi Film: Pengabdi Setan 2017 “Ibu Datang Lagi”

Kematian sang ibu menjadi awal dari kejadian menyeramkan yang ada di dalam rumah.

Read more


Kolom

Lingga Yoni di Logo UIN SMH Banten

Entah kenapa, pikiran saya tak mau diam, saya merasa UIN Banten bisa memiliki visual logo yang lebih estetis d...

Read more


Catatan Irvan Hq: Menyepelekan yang Sepele

Banyak sikap kita yang menyepelekan hal-hal yang sepele, padahal berdampak besar pada kerugian yang tidak bisa...

Read more


biem

biem.co Partner Paling Tepat untuk Bisnis Anda

biem.co adalah partner paling tepat untuk membantu bisnis Anda.

Read more


Hari Jadi biem.co ke-2

Dalam sambutannya, CEO biem.co, Irvan Hq, memberi pesan kepada anak muda agar berani bermimpi dan berani mewuj...

Read more


top