KomunitasReview

EL-Markazi, Asah Bakat Ceramah Santri

 

biem.co – Berbicara di depan banyak orang tentu tidak semudah yang dikira apalagi untuk pertama kalinya. Untuk menjadi pembicara yang andal, harus memiliki keberanian, pengetahuan luas, kemauan kuat, dan konsistensi dalam berlatih. Itulah yang selalu diperhatikan dan dilakukan anggota El-Markazi, kelompok spesial public speaking club Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Tangerang, Banten. Tujuan dibentuknya kelompok ini adalah guna mencetak generasi penerus yang mampu mendakwahkan Islam secara umum didepan publik, mahir dalam berpidato, diskusi, debat, presentasi, dan lain sebagainya.

 

Kelompok spesial public speaking club El-Markazi yang berdiri sejak tahun 1995 ini didirikan langsung oleh pendiri ponpes Daar El-Qolam, almarhum Drs. KH. Ahmad Rifa'i Arief dengan nama El-Markazi, yang berarti pusat. Dalam penjabarannya yakni pusat perkumpulan para santri yang mahir dalam berbicara di depan umum, baik dalam bentuk pidato, khotbah, pemandu acara, diskusi, ataupun debat, dan apa pun itu, yang berhubungan komunikasi publik.

 

“Di sini para anggota ajarkan dan digembleng menguatkan mental berbicara di depan publik. Tidak hanya diajarkan teknik berpidato dengan baik dan benar, tetapi juga dilatih berdiskusi dan debat, agar mampu mengemukakan argumentasi yang terdapat di otak dengan lancar, tanpa gugup dan tersendat-sendat. Kami juga memiliki prestasi yang bagus, di antaranya pada 2011 kami pernah juara 1 debat bahasa Inggris tingkat Nasional yang diselenggarakan di Lombok. Kami juga pernah juara 1 lomba pidato bahasa inggris, tiga tahun berturut-turut, pada  Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Nasional (Pospenas) 2005 dikalimantan, 2007 di Medan, dan 2010 di Surabaya,” ujar Hendrik Firlansyah, ketua El-Markazi 2013-2014 saat bincang-bincang dengan biem.co.

 

Dalam perjalananannya, El-Markazi, telah banyak melahirkan kader-kader penceramah yang mampu terjun langsung ke masyarakat. Beberapa u dari sekian banyaknya kader yang sukses adalah almarhum ustad Jefri Al-Bukhori atau yang biasa disapa Uje, dan ada juga Koko Liem. Mereka berdua adalah dua dari sekian banyaknya penceramah jebolan kelompok spesial public speaking club Daar El-Qolam yang bersinar dan terkenal di seluruh Indonesia.

     
Taufik Al-Hakim, salah satu anggota El-Markazi mengungkapkan sangat sulit berbicara didepan orang banyak. “Tidak mudah untuk bisa berbicara secara santai, teratur, dan menarik d idepan publik, saya senang bisa bergabung El-Markazi, karena disini saya diajarkan banyak hal yang berkaitan tentang publik speaking, dan saya harap, bisa jadi penerus mereka (alumni El-Markazi) yang berhasil. Aamiin,” ujar Mahasiswa UIN Jakarta tersebut. (Haris)

 

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *