OpiniReview

Hasan Aspahani: Profesi Jurnalis Tidak Akan Pernah Mati

KOTA SERANG, biem.coHasan Aspahani, seorang penyair yang juga merupakan pemimpin redaksi dari Batam Pos baru-baru ini didaulat menjadi narasumber dalam acara Kawah Literasi Rumah Dunia. Selain membahas soal buku biografi Chairil Anwar-nya, ia juga membagikan ilmu jurnalistik kepada peserta yang datang hari itu.

Menurut Hasan, sekuno apapun metode jurnalistik akan tetap digunakan sampai kapanpun, apapun bentuk medianya. Dari hal tersebut-lah ia mengungkapkan betapa pentingnya belajar memahami jurnalistik dan juga menguasai teknik menulis.

“Profesi jurnalis tidak akan pernah mati. Karena yang kerja tetap wartawan, bukan robot,” terangnya kepada biem.co.

Di era yang serba digital ini, tidak sedikit media cetak yang beralih menjadi wadah informasi dalam bentuk online. Ciri khasnya yang cepat, interaktif, dan mudah dibagikan tersebut membuat siapapun bisa membuat kanal berita online, dengan modal yang memang terjangkau. Namun pada dasarnya, kata Hasan, di dalam media terdapat tiga tujuan yang sama; memberikan informasi, mendidik, dan menghibur.

Selain itu, Hasan juga membagikan tips-tips bagaimana wawancara yang baik saat sedang melakukan reportase. Salah satunya adalah membangun hubungan kepada narasumber.

“Membuat narasumber nyaman kepada kita itu sangat penting, karena dari situ bisa memunculkan kepercayaan narasumber kepada kita sebagai wartawan,” pungkasnya. (HH)

Editor : Andri Firmansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *