HiburanWisata & Kuliner

Keren! Ini 10 Penampakan Taman Mahkota Ratu di Desa Sukaratu

KABUPATEN SERANG, biem.co — Bagi sebagian orang yang biasa tinggal di daerah perkotaan, desa mungkin dianggap sebagai tempat yang terpencil, kuno, dan jauh dari segala macam keindahan. Hal ini pula lah yang kemudian membuat beberapa orang enggan memilih tinggal di daerah pedesaan dan memilih tinggal di perkotaan.

Eitsss! Tapi tunggu dulu. Sobat biem mungkin harus berpikir ulang kalau melihat keindahan salah satu desa di wilayah Kabupaten Serang. Pasalnya, desa ini tampak berbeda dari ratusan desa lainnya. Desa berikut inj menawarkan keindahan pemandangan yang nggak mungkin kamu jumpai di desa lain di kabupaten yang sama.

Nah, kira-kira desa mana, ya, yang kami maksud? Yap!! Desa yang kami maksud adalah Desa Sukaratu, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang – Banten.

Kepala Desa Sukaratu, Irman Supriatman, membuat terobosan, bersama warga, mengubah daerah pesawahan yang kotor dan dipenuhi semak-semak menjadi tempat yang menarik dan nyaman dengan mendirikan Taman Desa sebagai tempat warga desa berkumpul dan mengadakan acara-acara gathering, atau rapat-rapat desa yang membutuhkan tempat yang nyaman dan luas. Taman desa ini diberi nama Taman Mahkota Ratu.

“Awalnya taman ini diberi nama Posluhdes Sukaratu (Pos Penyuluhan Desa), tempat penyuluhan-penyuluhan dari berbagai instansi dilakukan. Lama kelamaan, karena potensi wilayah Desa Sukaratu cocok dijadikan desa wisata, maka saya dengan restu dan bersama warga akhirnya memutuskan membuat Taman Desa Mahkota Ratu ini,” tutur Kepala Desa Sukaratu, Irman Supriatman kepada biem.co.

Ternyata, sobat biem, berdirinya taman desa ini tidak terlepas dari visi kepala Desa Sukaratu sendiri yang ingin menjadikan desanya sebagai Desa Wisata.

“Saya ingin Desa Sukaratu ini menjadi Desa Wisata. Ke depan, kami akan tambah spot-spot menarik seperti Flying Fox dan wahana seru lainnya. Hal ini dilakukan agar Desa Sukaratu banyak didkunjungi pendatang dari desa atau kota lain. Bahkan sampai hari ini, meskipun rencana baru akan kami launching pada Selasa, 15 Mei 2018 mendatang, taman sudah banyak dikunjungi komunitas-komunitas, sekolah-sekolah atau remaja untuk sekedar ber-swafoto. Bahkan beberapa instansi pemerintahan (dinas) sering menggunakan tempat ini untuk mengadakan acara rapat atau family gathering,” lanjutnya.

Irman mengatakan bahwa taman ini dikelola oleh warga melalui BumDes dan karang taruna. Irman mengakui fasilitas di tempat ini masih jauh dari sempurna dan masih harus terus dibenahi. Itulah sebabnya belum kami launching.

”Tempat ini belum diresmikan sebenarnya, tapi sudah banyak orang yang datang ke tempat ini,” kata Irman.

“Semoga setelah dilaunching Minggu depan, animo warga jadi semakin tinggi untuk berkunjung ke taman desa kami,” tutup Irman. (red)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Related Articles

Berikan Komentar