KabarTerkini

Blood Moon Kembali Hiasi Langit Indonesia, Catat Waktu dan Tempat untuk Melihatnya

biem.co — Fenomena Blood Moon akan kembali menghiasi langit Indonesia, dan di kabarkan lebih lama dari gerhana blood moon sebelumnya. Namun kapan dan di mana kita bisa menyaksikan fenomena langka ini?

Seperti dilansir kompas, Marufin sudibyo sebagai pegiat astronomi menjelaskan waktu terjadinya blood moon adalah tanggal 28/07 nanti.

Di Indonesia, awal gerhana akan terjadi pada pukul 00.15 WIB. Hal ini ditandai dengan kontak awal penumbra.

“Gerhana mulai kasat mata (terlihat) pada pukul 01:24 WIB yakni pada saat bayangan inti (umbra) tepat mulai bersentuhan dengan cakram Bulan,” kata Marufin.

“Puncak gerhana terjadi pada pukul 03:22 WIB dengan durasi totalitas (yakni saat Bulan sepenuhnya tertutupi umbra) selama 1 jam 43 menit,” sambungnya.

Menurut Marufin, akhir gerhana bulan ini bisa terlihat dari Indonesia pada pukul 05.19 WIB. Padahal, gerhana bulan kali ini akan benar-benar berakhir pada 06.28 WIB.

Untuk tempat, gerhana bulan kali ini bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. “Hanya saja tidak seluruh tahap gerhana bisa disaksikan,” tegasnya.

Di zona waktu Indonesia bagian timur (WIT) misalnya, hanya bisa menikmati awal dan puncak gerhana. Sedangkan akhir gerhana tidak akan bisa disaksikan. Itu karena bulan sudah lebih dulu terbenam ketika terjadi.

“Sebagian besar pulau Papua bahkan tidak bisa menikmati puncak gerhana, juga karena bulan sudah keburu terbenam,” ungkapnya.

“Sementara di zona waktu WITA, sebagian kepulauan Nusa Tenggara, sebagian kecil pulau Kalimantan dan seluruh Sulawesi takkan bisa menikmati akhir gerhana kasatmata karena Bulan sudah terbenam lebih dulu,” sambungnya.

Menurut Marufin, seluruh pulau Jawa dan sebagian pulau Sumatra juga tidak bisa menyaksikan tahap akhir gerhana kali ini. Lagi-lagi hal ini karena bulan sudah terbenam. (IY)

Editor : Esih Yuliasari

Related Articles

Berikan Komentar