Kabar

Halte di Kota Serang Tidak Terawat

KOTA SERANG, biem.co — Halte merupakan salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan (Pasal 45 UU 22/2009 LLAJ dan Pasal 113 PP 79/2013 tentang Jaringan LLAJ). Keberadaan halte wajib disediakan pada ruas jalan yang dilayani angkutan umum dalam trayek. Selain ketersediaan, kondisinya pun harus terawat dan layak.

Namun faktanya di Kota Serang keberadaan halte sangatlah memprihatinkan, seperti halte yang berada di Jalan Abdul Fatah Hasan, tepatnya di depan SMKN 1 Serang dan SMKN 2 Serang yang kondisinya tidak layak dan membahayakan.

Hasil pantauan kru biem, Senin (22/04/2019) pukul 10.00 WIB, kondisi atap halte jebol dan sengnya hampir terlepas. Hal itu dikeluhkan oleh para pengguna halte, khususnya para pelajar yang berada di sekitar halte.

Pelajar SMKN 1 Serang, Widia mengatakan, rusaknya halte tersebut sudah lumayan lama, diduga akibat tertimpa pohon yang berada di seberang jalan halte, dan pada awalnyapun memang sudah tidak terawat.

“Sudah lama rusaknya dan memang tidak terawatt sebelumnya juga. Seingat saya rusaknya itu ketimpa pohon dari seberang jalan,” ujar Widia.

Ia menambahkan keberedaan halte tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya dan pelajar/warga lainnya, dan ia berharap pemerintah kota bisa segera memperbaiki.

“Saya kan pengguna jasa Angkot (angkutan kota) jadi halte ini bermanfaat, apalagi ketika hujan, halte ini bermanfaat buat saya dan pelajar lain juga. Dan untuk pemerintah terkait saya berharap untuk segera memperbaikinya,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Teknik, Sarana dan Prasarana (Teksar) Dishub Kota Serang, Herman Gunawan mengaku berterima kasih atas informasi yang telah disampaikan kepada Dishub Kota Serang.

“Terima kasih atas informasinya, nanti saya sampaikan kepada yang berwenang, yaitu Dishub Provinsi Banten,” kata Herman saat ditemui di kantor Dishub Kota Serang beberapa hari lalu.

Lanjut Herman, “Halte tersebut kabarnya akan dibangun oleh provinsi. Lokasinya memang berada di Kota Serang tapi jalan Abdul Fatah Hasan masuknya jalan provinsi,” tambahya.

Tak hanya halte SMKN 1 Serang, lanjut Herman, ia menyebutkan ada tiga halte di Kota Serang yang juga tahun ini akan dibangun oleh Pemprov Banten. Tiga halte lainnya yakni di Jalan Ahmad Yani yakni di depan SMAN 1 Serang, halte di Jalan Raya Pandeglang-Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, di depan SMAN 2 Serang.

“Jadi ada empat halte yang akan dibangun pada tahun 2019 dan itu kewenangannya provinsi,” ucap dia.

Herman juga menuturkan, dengan adanya pemanfaatan pada ruas jalan provinsi di Kota Serang pihaknya sangat mengapresiasi hal tersebut. Namun, kata dia, koordinasi dengan Dishub Kota Serang harus terus dilakukan dalam pengelolaan asetnya.

“Kami apresiasi kalau itu dibangun di Kota Serang, karena Serang itu ibukotanya Banten, namun tetap harus saling berkoordinasi,” tutupnya. (iy)

Editor : Redaksi

Related Articles

Berikan Komentar