Kesehatan

Jamu Sembuhkan Diabetes, Mitos atau Fakta?

biem.coSobat biem, mengonsumsi obat herbal menjadi alternatif pengobatan yang kerap dipilih sebagian masyarakat. Tidak terkecuali bagi para penderita diabetes atau diabetisi. Pasalnya, mengonsumsi jamu diyakini bisa menyembuhkan penyakit diabetes. Namun, Kepala Divisi Metabolik-Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI RSCM, Dante Saksono menyatakan bahwa hal itu adalah mitos.

“Karena belum ada satu pun yang terbukti untuk menyembuhkan diabetes. Hanya mungkin (jamu) bisa membantu menurunkan gula darah, itu pun tidak sebagai obat utama, tetapi sebagai tambahan obat di samping obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter,” ungkap Dante dalam diskusi #BeatDiabetes Tropicana Slim, baru-baru ini.

Ia menekankan, ketika para diabetisi memiliki gula darah normal pun tak lantas membuat mereka sembuh dari salah satu penyakit mematikan tersebut. Dante justru mengibaratkan gula darah sebagai pintu yang ada dalam “ruangan” pengobatan diabetes. Yang mana di dalam ruang diabetes itu ada yang namanya komplikasi.

“Mengobati diabetes bukan soal mengobati gula darah saja, tapi bagaimana caranya supaya orang-orang tidak terkena komplikasi. Jadi tidak terkena struk, tidak harus cuci darah, tidak sampai diamputasi. Begitu kita masuk ke dalam ruangan dengan gula darah yang sudah normal, kita memperbaiki ruang pengobatan di dalam rumah penderita diabetes,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta diabetisi untuk tidak berhenti melakukan pengobatan meski gula darah sudah normal. Rajin mengontrol kesehatan dengan menjaga pola makan dan olahraga adalah yang disarankan Dante agar bisa mengendalikan diabetes yang diderita.

“Tidak ada yang disebut sembuh dalam diabetes, yang ada adalah terkendali atau tidak terkendali diabetesnya. Selain gula darahnya, ada kemampuan dokter dan pasiennya untuk bisa mengendalikan komplikasi yang bakal timbul,” tuturnya. (hh)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button