Kabar

Kelas Menulis Ponpes Al-Mubarok Kembali Launchingkan Buku

KOTA SERANG, biem.co – Kelas Menulis Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mubarok melaunching buku “Berpikir Tentang Dunia dengan Gaya Indonesia” yang dilakasanakan di Aula Ponpes Al-Mubarok, Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Rabu (07/04/2021).

Pembina Kelas Menulis, Robi Sugara mengatakan, melalui peluncuran buku ini sebagai salah satu cara merawat literasi di Ponpes Al-Mubarok.

“Kami menginginkan Ponpes Al-Mubarok menjadi poros literasi. Sebab dalam waktu satu tahun ini kelas menulis sudah menghasilkan tiga buku, hal ini menjadi kebanggaan untuk kami,” ujarnya.

Ia juga berharap ke depannya, Ponpes Al-Mubarok memiliki percetakan sendiri. Sehingga tidak lagi menggunakan label percetakan luar untuk menerbitkan karya-karya dari santri.

“Kami melihat minat keliterasian di Kota Serang masih rendah. Semoga untuk kelas menulis ini bisa terus berkarya. Karena pemikir bangsa juga terbiasa menuangkan gagasan pemikirannya melalui tulisan (red-buku). Semoga energi dari tokoh-tokoh bangsa bisa mengalir kepada para santri,” harapnya.

Kepala Sekolah SMAS Al-Mubarok, Muhit Achyun mengapresiasi dengan dilaunchingnya buku dari santri-santri kelas menulis.

“Saya berbangga hati atas talah terbitnya Buku Berpikir Tentang Dunia dengan Gaya Indonesia, ini kkarya santri yang patutu diacungi jempol. Sebab saat ini sangat jarang sekali santri yang mampu menulis,” katanya.

“Dari awal inilah kita dapat menemukan orang-orang baru yang konsen dalam pendidikan,” tambahnya.

Apresiasi juga diungkapkan oleh Hayumi perwakilan dari Universitas Primagraha yang hadir pada kegiatan tersebut. ”Ini luar biasa, anak SMA sudah mampu menulis. Ini bapak ibunya harus bangga ketika anaknya mampu menulis, karya menulis akan terus bermanfaat hingga akhirhayat dan menjadi ladang amal zariah bagi penulis,” ucapnya.

Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten menanti buku-buku dari karya santri Al-Mubarok untuk bisa dimasukan ke etalase perpustakaan daerah.

“Kami tunggu buku-bukunya, sebab kami sangatlah butuh penulis-penulis lokal,” pungkasnya. (iy)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button