KabarOlahraga

Timnas Indonesia Rebut Juara Tiga Piala AFF U-19

biem.co — Timnas U-19 Indonesia berhasil merebut juara tiga Piala AFF U-19 usai mengatasi perlawanan Thailand dengan skor 2-0 pada laga yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (14/07/2018).

Dua gol Garuda Nusantara dicetak oleh Feby Eka Putra pada menit 35′ dan Syahrian Abimanyu pada menit 82′ sementara gol Thailand dicetak oleh Matee Sarakum pada menit 85′.

Memegang sepak mula, Thailand langsung memberikan ancaman untuk Indonesia. Pithak Phaphirom melepaskan tendangan keras dari sisi kiri pertahanan yang digalang oleh Nurhidayat dan kawan-kawan, beruntung tendangannya masih belum menemui sasaran.

Pada menit 5′, giliran Indonesia yang nyaris mencetak gol melalui skema serangan balik cepat. Sayang tendangan Witan Sulaiman masih bisa ditepis kiper Naphhon Lakhompton.

Enam menit berselang, kembali Thailand mendapatkan peluang. Kali ini Suphanat Mueanta berhasil melakukan tendangan di dalam kotak penalti, tetapi lagi-lagi belum menemui sasaran.

Jual beli serangan terus diperagakan oleh kedua kesebelasan. Pada menit 17′ hampir saja Muhammad Rafli Mursalim membawa Indonesia unggul. Sayang ia belum dapat memaksimalkan umpan silang yang diberikan oleh Witan.

Thailand kembali membalas. Peluang emas didapatkan setelah umpan terobosan pemain Thailand lepas dari genggaman kiper M. Aqil Savik. Beruntung Matee Sarakum yang mampu mencuri bola tendangannya tidak dapat mengecoh kiper Persib ini.

Gol yang dinantikan oleh publik tuan rumah akhirnya tiba. Lewat serangan balik cepat, manuver yang dilakukan Feby Eka Putra di sisi kiri diakhiri tendangan ke gawang, berhasil berbuah gol, setelah bola lebih dulu membentur tiang. 1-0 Indonesia memimpin.

Di sisa waktu berakhirnya babak pertama, permainan kedua kesebelasan semakin terbuka. Keributan pun sempat terjadi antar para pemain, tetapi hingga wasit meniupkan peluit berakhirnya babak pertama, skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia tetap bertahan.

Di babak kedua, pertandingan baru berjalan satu menit, Thailand nyaris menyamakan kedudukan setelah Matee Sarakum berdiri bebas didalam kotak penalti dan melakukan tendangan keras, beruntung kiper Aqil berhasil menahan bola.

Pada menit 58′ giliran Indonesia mendapatkan peluang untuk memperbesar keunggulan, tetapi tendangan Witan mampu diblok kiper Lakhonphon.

Dua menit berselang, setelah Egy Maulana Vikri masuk menggantikan Feby, permainan kedua kesebelasan semakin terbuka.

Serangan kilat yang dilakukan oleh para pemain Thailand, berkali-kali merepotkan lini pertahanan Indonesia. Beruntung gemilangnya penampilan kiper Aqil mampu menjaga gawangnya dari kebobolan.

Sementara Indonesia juga bukan tanpa peluang. Melalui serangan balik cepat, secara beruntun Egy Maulana Vikry, M. Rafli dan Witan mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol, tetapi belum menemui sasaran.

Pada menit 82′, bermula dari kerjasama satu dua antara Rivaldo Todd Ferre dan Egy Maulana Vikry diakhiri tendangan ke gawang dari Syahrian Abimanyu berbuah gol untuk memperlebar jarak. 2-0 Indonesia unggul.

Tertinggal dua gol, Thailand tidak menyerah. Hasilnya, pada menit 85′ Thailand berhasil memperkecil ketertinggalan usai Matee berhasil mengelabui kiper Aqil. 2-1 Thailand memperkecil ketinggalan.

Thailand terus menggempur lini pertahanan Indonesia, tetapi skor 2-1 untuk kemenangan Indonesia menjadi skor akhir pada pertandingan ini.

Hasil ini membuat timnas U-19 Indonesia menempati posisi ketiga pada gelaran Piala AFF U-19.

Berikut susunan pemain kedua kesebelasan:

Timnas U-19 Indonesia: Muhamad Aqil Saviq; Kadek Raditya Maheswara, Nurhidayat Haji Haris, Muhamad Luthfi Kamal Baharsyah, Witan Sulaiman, Muhammad Rafli Mursalim, Muhammad Rifad Marasabessy, Feby Eka Putra, Syahrian Abimanyu, Todd Rivaldo Alberth Ferre, David Kevin Rumakiek

Pelatih: Indra Sjafri

Timnas U-19 Thailand: Nopphon Lakhonphon; Kithtach Pranithi, Nattawut Chootiwat, Sittichok Paso, Matee Sarakum, Suphanat Mueanta, Kritsana Daokrajal, Pithak Phaphirom, Thirapak Prueangna, Anusak Jaiphet, Panyawat Nisangram

Pelatih: Ithsara Sritharo.

Editor: Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Back to top button