Kabar

Dispar Banten Inisiasi Gerakan Sadar Wisata

KABUPATEN PANDEGLANG, biem.co — Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten menggelar ‘Sosialisasi Sadar Wisata di Destinasi Pariwisata’, di Mutiara Carita Hotel, Senin (11/02).

Seperti diketahui, tsunami akibat longsor Gunung Anak Krakatau yang melanda Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu telah banyak memakan korban dan merusak banyak infrastruktur pariwisata.

Tak hanya itu, kejadian tersebut juga berdampak pada sikap serta perilaku masyarakat akan rasa trauma mengunjungi kawasan wisata pantai.

Berangkat dari hal itu, upaya pemulihan pasca bencana tsunami pun dilakukan lewat ‘Gerakan Sadar Wisata #SelatSundaAman’, di mana acara tersebut berlangsung selama dua hari.

Gerakan Sadar Wisata ini bertujuan untuk menanamkan rasa percaya diri dan rasa aman, baik bagi masyarakat, pelaku usaha pariwisata maupun wisatawan, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke pantai yang ada di Banten.

Disampaikan Nurul Fitria, Tenaga Ahli Kementerian Pariwisata, dalam memajukan dan mengembangkan sebuah potensi wisata desa, yang pertama adalah masyarakat harus mengenal tren yang sedang terjadi pada saat ini.

“Bahwa orang jalan-jalan lebih senang kompak rombongan, bersama keluarga. Para anak muda yang disebut generasi milenial kebanyakan datang untuk berbagi. Jadi selaku pelaku kegiatan pariwisata harus lebih mandiri dan tidak harus dibantu oleh pemerintah. Dan kita juga harus menjadi pemilik, pelaku, dan penikmat perkembangan yang ada di desa,” ungkapnya.

Nurul juga menuturkan bahwa desa harus menjunjung kearifan lokal, serta ada kesepakatan yang tidak merusak nilai-nilai desa. Karena menurutnya, pariwisata bukan sebagai tujuan ekonomi sesaat, akan tetapi untuk keberlanjutan dengan menggunakan konsep 3C (clear, champion, commitment).

“Yang mahal dalam pengembangan destinasi wisata adalah pengalaman, cerita, pengetahuan baru dan behavior,” tuturnya.

Adapun gerakan sadar wisata ini diikuti oleh partisipan dari Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis), HPI, Genpi se-Provinsi Banten, dan masyarakat umum.

Acara tersebut berisi kegiatan-kegiatan menarik, di antaranya sosialisasi sadar wisata, Jambore pelaku pariwisata Provinsi Banten, lomba memancing tradisional, story telling, dan festival kuliner. (Susi/red)

Editor : Happy Hawra

Related Articles

Berikan Komentar