KabarTerkini

Pemerintah Cilegon Perlu Serius Tangani Masalah Banjir

CILEGON, biem.co — Banjir merupakan bencana yang tak asing bagi kita, dan sudah kita kenal bahwa penyebab dari banjir adalah pembalakan hutan secara masif, sampah yang dibuang sembarangan, hingga drainase yang diubah tanpa mengindahkan amdal, itu merupakan salah tiga dari banyak persoalan yang mengakibatkan banjir.

Banjir bandang yang baru-baru ini terjadi di Kota Cilegon diperkirakan merendam sejumlah wilayah di 6 kecamatan di kota baja tersebut dengan ketinggian air 1 meter.

Dilansir dari laman Inews.id, Banjir terjadi akibat penggundulan hutan secara masif di Bukit Panenjoan hingga Gunung Pinang sehingga air meluap setelah terjadi hujan deras selama dua hari di daerah itu.

Namun dalam sumber lain, Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, banjir bandang diduga sebagai akibat meluapnya hulu Sungai Mancak di wilayah Kabupaten Serang. Hal tersebut disampaikan Edi seusai mengunjungi lokasi banjir di Cilegon, Rabu (25/04).

Banjir di wilayah Cilegon bukan merupakan hal baru, tahun lalu pun sempat terjadi banjir. Dilansir dari laman detik.com, salah seorang warga, Ibrahim Aswadi menceritakan, sebelum banyaknya kawasan industri berdiri di wilayahnya, tak pernah terjadi banjir separah ini. Ia menduga tata kelola drainase yang buruk menjadi penyebab tersumbatnya air hingga membanjiri permukiman warga.

“Dulu ketika belum ada industri, mudah sekali air mengalir, sekarang air justru susah. Ini perlu sinkronisasi antara industri dan pemerintah untuk duduk bersama mencari solusi,” kata Ibrahim saat memberikan keterangan kepada biem.co, Rabu (05/04/17).

Maka dapat disimpulkan dari ketiga permasalah tersebut menjadi bukti kongkrit bahwa pemerintah Cilegon sampai saat ini belum mampu untuk mengatasi permasalahan banjir di Kota Cilegon.

Banjir susulan menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat Cilegon dalam waktu dekat ini, sehingga perlu peran pemerintah yang serius dalam menangani banjir di Kota Cilegon agar tidak terjadi hal serupa di tahun selanjutnya. (Iqbal)

Editor: Andri Firmansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Back to top button