Film & Musik

Satria Dewa Studio Siap Produksi Film Pewayangan Gatotkaca

biem.co – Satria Dewa Studio yang digawangi oleh Rene Ishak telah menyiapkan sebuah kreasi Intellectual Property (IP), yaitu Jagad Satria Dewa (Satria Dewa Universe) yang mencakup movie universe, merchandise, mobile game, komik, website, on-ground activation, serial (TV/OTT) dan bahkan kedepannya theme park.

Kreasi pertama yang diluncurkan adalah Satria Dewa: Gatotkaca. Ini merupakan film pertama dari keseluruhan Jagad Satria Dewa yang terdiri dari delapan film, yaitu: Gatotkaca, Arjuna, Yudhistira, Bharatayuda, Bima, Nakula Sadewa, Srikandi, dan Kurukshetra.

Gatotkaca diketahui menjadi tokoh pertama dari 8 rangkaian cerita yang difilmkan, karena berdasarkan hasil survei, tokoh Gatotkaca paling banyak diketahui. Selain itu, di dunia game online, tokoh Gatotkaca bukan hanya populer, tetapi juga paling banyak diunduh.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa tokoh pewayangan ini sudah memiliki fansnya tersendiri. Oleh karenanya, film ini dibuat juga untuk menjawab kerinduan para fans terhadap jagoan adidaya Indonesia tersebut.

Rene menilai bahwa kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia bisa menginspirasi dirinya untuk lebih menggali potensi tersebut agar bisa kembali membangkitkan dan menyebarluaskan nilai-nilai luhur kepada generasi milenial Indonesia yang seakan memudar terhadap khasanah budaya Indonesia.

Dengan memberikan pendekatan dan sentuhan modern dalam kreasi IP, ia berharap film ini dapat diterima secara luas oleh masyarakat Indonesia, terutama kalangan milenial dan keluarga.

film gatotkaca
(Foto: Satria Dewa Studio).

Di film pertamanya ini, Satria Dewa Studio menggandeng Caravan Studio dan Magma Entertainment. Chris Lie yang menggawangi Caravan Studio bertanggung jawab terhadap keseluruhan artwork dari film ini. Sementara itu, Magma Entertainment dengan sutradara Charles Gozali dan produser Linda Gozali bertanggung jawab untuk memproduksi film ini.

Diketahui, film Satria Dewa: Gatotkaca siap mengangkasa pada Februari 2020. (hh)

Editor: Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Back to top button