Kabar

Pemkot Serang Anggarkan 10 Miliar untuk Bangun 20 KM Jalan

KOTA SERANG, biem.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR), akan membangun sembilan paket pekerjaan dengan anggaran Rp10 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Serang, Syafrudin saat ditemui di Kantor DPUPR Kota Serang, Rabu (21/08/2019).

“DPUPR akan membangun sembilan paket, diantaranya, delapan paket difokuskan untuk pembangunan jalan yang ada di enam Kecamatan dan satu paketnya untuk pembangunan kantor Kelurahan Banjar Agung,” ujarnya.

Untuk menyukseskan pembangunan tersebut, Syafrudin mengumpulkan para pengusaha penyedia barang dan jasa yang memenangkan lelang dikantor DPUPR Kota Serang.

“Kami kumpulkan para pengusaha yang mendapatkan lelang, dimaksudkan untuk dilakukan penekanan-penekanan kepada para pengusaha dalam rangka persiapan kontruksi pelaksanaan pekerjaan ini setelah kontrak kontruksi. Yang pertama adalah pengerjaannya sesuai dengan anjuran kualitas dan pekerjaannya sesuai jadwal,” katanya.

Lebih lanjut, Ia akan memprioritaskan jalan dan kemudian bangunan kantor kelurahan.

“Jalan yang meliputi semua kecamatan dengan keseluruhan pembangunan sepanjang 20 kilometer, kami akan prioritaskan terlebih dahulu,” katanya.

Sementara masih ditempat yang sama, Kepala DPUPR Kota Serang M. Ridwan mengatakan, terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan sampai saat ini sudah mengalami peningkatan.

“Yang awalnya 60 persen meningkat menjadi 63-64 persen,” kata Ridwan.

Selain meningkatnya pembangunan jalan, bangunan gedung pemerintahan sebagai pusat pelayanan kepada masyarakat juga sudah ditingkatkan pembangunan fisiknya.

“Kantor Kecamatan Serang sudah bagus. Kemudian, kelurahan Kepuren, Cilowong dan lainnya sudah bagus. Bahkan, arahan dari bapak Walikota Serang tiap tahunnya untuk membangun kantor kelurahan dan kecamatan,” imbuhnya.

Kemudian pihaknya pun menargetkan pada Bulan November sembilan paket tersebut harus sudah selesai.

“Tapi mudah-mudahan kinerja kami bisa melebihi target kerja tahun 2018, kita mencapai 93 persen. Mudah-mudahan lebih dari itu, atau minimal sama,” jelasnya.

Sedangkan untuk sisa jalan poros yang belum dimaksimalkan sepanjang 127 kilometer keadaannya dinilai masih cukup baik.

“Tahun ini 20 kilometer dulu, pembangunan diantaranya, jalan Majalawang Taktakan, Ciwuni Pasuluhan Walantaka dan lain sebagainya,” tandasnya. (iy)

Editor: Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button