Isbanban

I-Talk, Solusi Produktif Relawan Isbanban di Tengah Pandemi

biem.coSobat biem, masa pandemi Covid-19 mengharuskan setiap orang tetap produktif walaupun berbagai aktivitas dibatasi, termasuk sektor pendidikan. Istana Belajar Anak Banten (Isbanban) sebagai organisasi yang bergerak di bidang pendidikan turut terhambat aktivitasnya selama pandemi. Salah satunya Minggu Belajar yang diadakan setiap hari Minggu di Taman Baca masing-masing chapter di 7 Kota/Kabupaten Provinsi Banten.

Namun, hal ini bukan menjadi alasan untuk relawan Isbanban tidak produktif justru mereka harus berinovasi. Departemen Volunteer Development Isbanban Leadership Academy pun mengadakan Isbanban Talk With Volunteer (I-Talk) pada Rabu, 11 November 2020. Kegiatan ini sebagai solusi kepada relawan Isbanban agar tetap produktif di masa pandemi.”Melihat situasi dan kondisi relawan belakangan ini merasa tidak ada kegiatan, jadi acara ini supaya memberikan solusi kepada mereka agar selalu produktif,” ungkap Agung Ramadhan, selaku penanggung jawab I-Talk.

Menurut Ketua Departement Volunteer Development Wahid Ahmad Setiawan tema yang diambil di acara ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat para relawan. Selain itu, agar mereka mengembangkan pengetahuan tentang kursus online dan mengaktifkan kembali grup di chapter yang kurang aktif. “Niat awalnya selain untuk meningkatkan kapasitas relawan Isbanban, acara ini juga dijadikan ajang mempererat tali silaturahmi antara relawan meskipun terpaut jarak,” ucap Wahid.

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Lebih lanjut Wahid menjelaskan acara yang disiapkan kurang lebih 4 minggu ini juga melibatkan Project Officer di beberapa chapter Isbanban. Masing-masing chapter berkontribusi mengirimkan narasumber sebagai pemateri dalam I-Talk. Dari beberapa rekomendasi dan 6 orang yang mendaftar menjadi narasumber terpilih 2 orang yang berkompeten di bidang masing-masing dan dinilai memiliki kelebihan menarik dan menginsirasi. Di antaranya Ardhy Yuliawan relawan chapter Kota Tangerang Selatan yang menjadi Aparatur Sipil Negara di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Selain itu pemateri kedua Tri Widianingsih entrepreneurship dari relawan chapter Cilegon.

Meskipun persiapan yang singkat, acara ini menghadirkan kurang lebih 80 peserta dari seluruh chapter Isbanban. Salah satunya Riris Eka Sari, mahasiswi dari Universitas Pamulang yang akrab disapa Rise ini mengatakan setelah mengikuti acara ini ia menjadi tau cara mengolah usaha di sela kesibukan kuliah bahkan di tengah pandemi yakni dengan niat, do’a, kerja keras dan manajemen waktu. Ia yakib jika punya niat dan tekat langkah selanjutnya bisa diatasi seperti menentukan anggaran dan strategi yang akan digunakan. “Hal yang paling penting tentunya jangan lupa berdo’a dan selalu berpikir positif semua rintangan yang ada bisa dihadapi,” papar Rise.

Acara yang dilakukan dari pukul 19.20-20.45 WIB salah satu pemateri Ardhy Yuliawan memberikan tips untuk relawan Isbanban agar terus produktif. Ardhy menegaskan produktif yang takarannya cukup luas harus memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan diri. Hal ini dilakukan agar peningkatan kapasitas yang dimiliki relawan dapat berkembang. Selain itu sarana komunikasi diperlukan untuk mendukung dan berbagi informasi terhadap sesama relawan dan tak lupa manfaatkan media sebagai publikasi agar semangat kerelawanan bisa terus ditularkan melalui semangat juang dan menginspirasi.

Ardhy juga berpendapat infrastruktur dan kesempatan dalam mengakses teknologi di Banten kurang memadai. Kondisi ini terlihat dari data hasil audit teknologi infrastruktur daring selama pandemi. Menurutnya, walaupun keadaan kurang mendukung komunikasi harus tetap dilakukan untuk menjaga relasi dengan adik di desa binaan. Relawan harus bisa melakukan kegiatan pembelajaran yang dapat dilihat dari berbagai platform di media sosial. “Berbagai cara bisa dilakukan seperti proses pendistribusian dan meminta dukungan dari donator yang memiliki semangat yang sama dengan platform crowd funding,” tutup Ardhy. (RH)

Editor : Esih Yuliasari

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button