Kabar

Kemendikbud Apresiasi Para Ahli dari UGM yang Ciptakan GeNose C19

biem.coSobat biem, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nizam mengapresiasi para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah menciptakan GeNose C19.

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus Corona (Covid-19) lewat embusan napas yang telah teruji secara klinis dan siap diproduksi. Selain itu, GeNose C19 juga telah mendapatkan izin edar secara resmi dari Kementerian Kesehatan.

“Selama masa pandemi ini, Peguruan Tinggi kita sangat sigap menanggapi tantangan. Banyak sekali karya yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi dan tidak hanya sekadar karya yang berakhir pada aplikasi, tapi karya yang menghilir pada produksi,” katanya dalam konferensi pers, Sabtu (16/1/2021).

Lebih lanjut Nizam menjelaskan jika Kemendikbud terus mendorong Perguruan Tinggi untuk fokus pada riset sesuai bidang keilmuan terkait pandemi Covid-19.

“Kami terus dorong Perguruan tinggi untuk melakukan berbagai riset terkait pandemi baik melalui riset sosial, ekonomi, di bidang kesehatan hingga teknologi engineering,” tambahnya.

Ia menjelaskan, alat pendeteksi virus GeNose C19 dapat segera dirilis pada Februari sebanyak 3ribu unit dengan harga Rp62 juta per unit.

“Alat ini diharapkan membantu penanganan kasus Covid-19 yang ada di Indonesia sehingga dapat segera tersebar ke seluruh Puskesmas di Indonesia,” pungkasnya. (Eys)

Editor: Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button