Kabar

Harga Cabai di Pasar Pandeglang Merangkak Naik Lagi

PANDEGLANG, biem.co — Sejumlah bahan kebutuhan dapur, seperti halnya cabai di Pasar Badak Kabupaten Pandeglang kembali mengalami kenaikan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa bahan kebutuhan dapur yang mengalami kenaikan harga, di antaranya cabai rawit hijau dari harga Rp35 ribu naik menjadi Rp80 ribu per kilogram.

Cabai merah dan cabai merah besar atau bonghas dari harga Rp35 ribu naik menjadi Rp80 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit oranye dari Rp45 ribu naik menjadi Rp100 ribu per kilogram.

Seorang pedagang di Pasar Badak Pandeglang, Aas menuturkan, kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak empat hari yang lalu.

“Ini karena cuaca. Bukan masalah Imlek, tapi karena faktor hujan dan banjir sehingga terhambat pasokannya,” kata Aas saat ditemui di lokasi, Kamis (11/02/2021).

Ia menuturkan, akibat kenaikan harga tersebut banyak pembeli yang mengeluh. Namun, mereka tidak bisa apa-apa karena kenaikan harga bukan hanya terjadi di Pasar Badak Pandeglang, melainkan hampir di sejumlah pasar tradisional.

“Kalau yang ngeluh banyak, tapi ya mau gimana lagi, kita juga jualnya pas-pasan,” jelasnya.

Ia pun terpaksa harus mengurangi bahan kebutuhan dapur yang mengalami kenaikan, tetapi tidak sampai mengurangi jumlah kiloannya agar pembeli tidak kabur.

“Saya tetap melayani berapa pun pembeli mau membeli, karena kasihan. Ya, paling disiasati saja ke bahan yang murah,” terangnya.

Sementara itu, Erin salah seorang pembeli mengaku merasa keberatan dengan kenaikan harga bumbu dapur. Namun dirinya tidak bisa berbuat apa-apa karena hal itu sudah sering terjadi. Dirinya hanya berharap harga-harga bumbu dapur bisa segera normal kembali.

“Bumbu buat dagangan saya paling dikurangi kalau harga bahan dapur naik seperti ini. Ya mau gimana lagi, ini kan sudah sering terjadi,” singkatnya.

Terpisah, Faiz, Kasi Bina Usaha dan Perdagangan Disperindag Pandeglang mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu tanggapan dari Disperindag Provinsi Banten akan kenaikan harga tersebut. Ia juga menuturkan, kenaikan harga ini diperkirakan akibat dari musim penghujan.

“Kalau soal harga kira sudah tahu, kita juga hanya memantau saja. Tapi soal harga melambung, kita konfirmasi kepada Disperindag Provinsi Banten,” pungkasnya.

Editor : Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button