InspirasiOpini

Zakat dan Kerennya Anak Muda

Oleh Mokhlas Pidono

 

biem.co — Jika ada istilah keren bahwa usia muda adalah masa usia otot kuat tulang besi, energik, produktif, kreatif, inovatif, dan sebutan lainnya, itulah cermin anak muda masa kini.

 

Multitalenta dan memiliki jiwa leadership yang bagus serta serbabisa dan mudah bergaul, itu juga cerminan anak muda generasi sekarang ini. Maka, tak heran jika banyak anak muda yang sukses pada bidangnya masing-masing, wajar saja, karena kemampuan mereka memang luar biasa. Sulit ditandingi, era digital adalah dunia mereka yang mungkin generasi 70 dan 80-an agak sedikit keteteran bila mau menyaingi.

 

Di balik gaulnya anak muda yang beraneka ragam, di belakang kesupelan mereka dalam berteman, di tengah kesuksesan mereka dalam berkarier, ternyata banyak pula di antara mereka yang memiliki jiwa sosial dan sifat dermawan yang tinggi.

 

Fakta ini bisa kita lihat dengan banyaknya bermunculan komunitas-komunitas anak muda yang bergerak di bidang filantropi. Tak perlu jauh-jauh mencari contoh, bagi kita masyarakat Banten, komunitas seperti Istana Belajar Anak Banten (Isbanban), Pemuda Pemudi Bakti Sosial (PPBS), Banten Foodbank, dan Berbagi Nasi, adalah beberapa di antara anak muda yang beraksi nyata di depan mata kita. Hal ini membuktikan bahwa anak muda sekarang adalah anak muda yang memiliki kepedulian tinggi meski di tengah derasnya terjang hedonisme dan individualisme yang menjadi ciri manusia kekinian.

 

Baca juga: Pantaskah Zakat Profesi Disebut Bid'ah?

 

Kita menjadi belajar, di balik suksesnya anak muda dalam karier atau bisnis mereka, bagi mereka yang beragama Islam, ternayata ada kewajiban yang harus mereka tunaikan. Kewajiban yang menjadi salah satu rukun agamanya setiap muslim. Rukun yang berada di tengah-tengah di antara lima rukun. Rukun yang menjadi penyeimbang antara hubungan manusia dengan penciptanya dan hubungan manusia dengan sesamanya. Rukun yang mejadi tanda bahwa Allah menitipkan hak orang lain kepada mereka, hak yang harus mereka berikan dan tak boleh ditahan-tahan. Rukun yang di dalam Alquran disebut sebanyak 82 kali dan selalu bergandengan dengan perintah salat. Itulah zakat, rukun ketiga agama Islam, kewajiban yang harus kita tunaikan bukan atas dasar kesukarelaan, melainkan bukti ketaatan kepada Allah SWT, sama seperti taatnya muslim ketika melaksanakan salat.

 

Baca juga: Zakatnesia, Zakat Jadi Gaya Hidup

 

Anak muda yang keren dan sukses adalah anak muda yang bukan hanya moncer dalam karier, namun taat juga kepada perintah Tuhannya. Keren itu adalah ketika datang waktunya salat, mereka menghentikan dulu segala pekerjaan mereka untuk menunaikan salat. Keren itu adalah ketika tiba waktunya gajian, mereka tidak lupa akan kewajiban menunaikan zakat, memberikan hak orang lain yang memang harus diserahkan kepada yang berhak, penuh keikhlasan, karena zakat bukan menunggu kerelaan tapi wajib ditunaikan dan harus dipaksakan.

 

Anak muda keren itu adalah anak muda yang necis, rapi, wangi, dan bersih. Bersih diri, bersih perilaku, bersih pekerjaan, bersih hati, dan tentu saja bersih hartanya dari kotoran-kotoran hak orang lain yang harus diberikan.


Dompet Dhuafa

Mokhlas Pidono. Mantan penyiar dan kini bergiat di lembaga filantropi Dompet Dhuafa Banten.               

Editor :

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *