Teknologi

Ruang Publik dalam Kacamata Fotografi

biem.co – Ruang publik, ruang dinamis yang menjadi akses berkumpulnya manusia melakukan berbagai aktivitas menjadi penting kehadirannya.

Seperti dikatakan Sebastian Advent, seorang Street Photographer asal Kota Serang, ruang publik merupakan tempat yang abstrak, di mana setiap hari orang berlalu lalang. Ruang publik juga menjadi tempat pertemuan dan interaksi antara manusia satu dengan manusia lainnya.

Dalam dunia fotografi, ruang publik menjadi bagian tak terpisahkan dari salah satu aliran fotografi, yakni street photography.

“Di street photography, ada ranah ruang publik. Bicara ruang publik, kita bicara tentang ekonomi, kelas sosial, politik, kita bicara tentang perilaku manusia. Itulah kenapa saya tertarik dengan ruang publik, karena kita nggak akan selesai untuk mempelajari itu,” ungkap pria yang lebih akrap disapa Pengpeng ini.

Menurutnya, ruang publik menarik untuk direkam secara fotografis lantaran sifatnya yang abstrak dan bisa berubah setiap harinya.

“Segala tingkah laku yang ada di ruang publik, itu menarik bagi saya untuk didokumentasikan,” ujarnya.

Mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) ini pun menyebut bahwa kehadiran ruang publik harus terus diperhatikan karena telah menjadi bagian vital dalam tata ruang kota.

“Sekarang yang sering dikeluhkan oleh masyarakat tentang ruang publik adalah infrasturktur. Ruang publik dalam fotografi, bisa berlaku sebagai arsip. Satu jalan atau satu gedung yang sekarang kita potret, misalnya, belum tentu bisa bertahan lama. Mungkin 10 atau 20 tahun ke depan, jalan berubah semakin lebar. Atau bisa jadi muncul gedung-gedung tinggi atau infrastruktur lain yang menggantikan. Sebagai fotografer, kita punya arsipnya,” terang Pengpeng. (HH)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar