KabarTerkini

HMI Soroti Isu Hoax, Aksi, dan Pemilu Damai 2019

KOTA SERANG, biem.co – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ushada UIN SMH Banten Cabang Serang menghelat Diskusi Publik bertajuk HMI Kawal Demokrasi Mewujudkan Pemilu Damai 2019′, pada pukul 19.00-23.00 WIB, Rabu (19/09) di salah satu rumah makan di Kota Serang.

Hadir tiga narasumber dalam diskusi tersebut, yakni; Nana Subana, Kordinator JRDP, Syamsul Hidayat, Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), dan Abu Jihad Amin, Ketua Umum HMI Cabang Serang.

Dalam diskusi, Muhamad Syamsul Hidayat mengingatkan pada mahasiswa dan masyarakat umum untuk sama-sama menjaga keutuhan bangsa.

“Perbedaan pilihan politik sekadarnya saja, tetapi persatuan dan kesatuan bangsa adalah segalanya,” tandasnya.

Saat ditanya tim biem.co soal isu hoax, ia mengungkapkan bahwa masyarakat harus jeli untuk melakukan konfirmasi atas kebenaran informasi yang tersebar.

“Misalnya, informasi yang banyak berserakan di media sosial harus ditelusuri data dan faktanya terlebih dulu, jangan langsung diterima dan percaya,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam mengawal demokrasi, menurut Nana Subana, langkah awal yang harus dilakukan mahasiswa adalah harus menyambangi penyelenggara Pemilu.

“Bantu penyelenggara Pemilu, karena tak mungkin mereka melakukannya sendiri, ada banyak hal yang bisa dikerjasamakan terkait hal-hal yang dilindungi oleh undang-undang,” tuturnya.

Kemudian, imbuhnya, mahasiswa juga harus melakukan gerakan sossial yang masif, harus kreatif berkampanye tentang kebaikan- kebaikan demokrasi serta penolakan politisasi busuk.

“Pokoknya harus dekat dengan Pemilu agar terlaksana dengan baik,” seru Nana.

Seperti yang kita ketahui bersama, sambungnya, saat ini kader HMI tengah menjadi sorotan pemerintah atas aksi yang dilakukan di tiap daerah.

“Itu wajar, karena HMI mengaspirasikan suara rakyat,” tandasnya.

Ia meyakini, bahwa aksi yang dilakukan tak ada kaitannya dengan politik Pilpres atau Pileg, karena dari tahun ke tahun, HMI selalu melakukannya.

Senada dengan Nana, Abu Jihad Amin menyerukan mahasiswa untuk terus semangat mengawal demokrasi tahun 2019, karena harapan masyarakat Indonesia ada di tangan mahasiswa.

“Jika mahasiswa menemukan kecurangan-kecurangan silakan laporkan, kita siap mem-backup untuk bekerjasama dengan Bawaslu,” tuturnya.

Apalagi, imbuhnya, HMI memiliki tagline #2019KawalDemokrasi, maka seluruh kader HMI se-Indonesia harus benar-benar merealisasikannya.

“Ini intruksi langsung dari PB HMI, jadi kita harus independen, berintegritas dalam hal politik, dan menjaga dinamikanya agar tak ada perpecahan,” ungkapnya.

Abu Jihad berpesan, jadikan tahun 2019 sebagai pesta demokrasi yang damai dan sejuk.

“Jika nanti sudah membuahkan hasil, mesti diamini dan diterima dengan sebijak-bijaknya, karena ini kontestasi politik dan rakyat yang memilih. Jadi, apa pun hasilnya, kita tetap berkawan jangan sampai ada perpecahan di bumi Indonesia. (Juanda)

Editor : Andri Firmansyah

Related Articles

Berikan Komentar