Teknologi

Marak Berita Hoaks Jelang Pilpres 2019, Kominfo akan Ungkap Secara Berkala

biem.co – Maraknya beredar berita-berita hoaks yang muncul secara berkala jelang rangkaian pemilihan presiden (Pilpres) 2019, untuk mengungkap, Menkominfo Rudiantara mengatakan Direktorat Aplikasi Informatika (Aptika) akan mengumpulkan kompilasi berita-berita hoaks secara berkala di portal resmi Kominfo.

“Semuel (Dirjen Aptika) ini setiap minggu akan keluarkan berita-berita hoaks secara berkala agar masyarakat bisa memaknai dan mampu memilah berita,” kata Rudiantara di Kantor Kominfo, dikutip dari cnn.id, Rabu (26/9).

Pengungkapan berita-berita hoaks ini merupakan salah satu tugas Kominfo untuk menginformasikan agar masyarakat tidak mempercayai berita tersebut.

Melansir dari cnn.id, Rudiantara mengatakan kebijakan ini akan diterapkan secepatnya. Kominfo tidak hanya akan memberi tahu berita hoaks tapi juga fakta-fakta yang sesungguhnya agar tidak terkesan menuduh.

“Jadi nanti setiap minggu akan diumumkan atau secara berkala terkait berita hoaks. Kominfo tidak akan memberi cap ini adalah berita hoaks saja, tapi kami juga ada fakta. Masyarakat juga kami buat pintar juga,” ungkapnya.

Rudiantara juga berencana seminggu sekali dalam mengumumkan berita hoaks. Akan tetapi, mengingat Pilpres sudah di depan mata, Rudiantara menyebut Kominfo bisa setiap hari memperbarui berita-berita hoaks.

“Saat ini masih seminggu sekali, mungkin nantinya bisa sehari sekali dikasih tahu ke publik mana berita hoaks. Nanti frekuensi akan semakin sering” jelasnya.

Dirinya meyakini Kominfo memiliki kapabilitas untuk bisa mencari berita hoaks dengan cepat.

Dari sisi SDM dan keberadaan mesin AIS, Rudiantara mengklaim memadai untuk mengumumkan berita hoaks dengan cepat. Dirinya berharap bisa memperbarui berita hoaks dengan cepat agar tidak memberikan dampak bagi masyarakat secara luas.

Kominfo saat ini memiliki tim pengendali konten sebanyak 70 orang yang bekerja bergantian selama 24 jam dalam tujuh hari. (Iqbal/red)

Editor : Jalaludin Ega

Berikan Komentar