Peluang

Bukan Hoaks, Pemerintah Kembali Buka Lowongan CPNS dan PPPK di 2019

biem.co — Pemerintah kembali membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di 2019 ini. Setelah sukses menggelar rekrutmen yang sama, untuk anggaran tahun ini, pemerintah juga membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Alokasi CPNS dan PPPK tersebut akan dibuka sebanyak 254.173 formasi.

Namun, masyarakat tak perlu cemas dengan isu hoaks mengenai rekrutmen CPNS dan PPPK ini. Dilansir dari liputan6.com, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan, bahwa rekrutmen CPNS dan PPPK tersebut benar adanya sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Kebutuhan Pegawai ASN Tahun Anggaran 2019.

Dirinya menjelaskan, kebutuhan PNS dan PPPK untuk tahun anggaran 2019 sebanyak 254.173 formasi. Jumlah tersebut terbagi untuk pemerintah daerah dan pusat.

“Untuk pemerintah daerah, kami mengalokasikan 207.748 formasi, rinciannya itu CPNS sebanyak 62.324 formasi yang akan diisi dari pelamar umum sebanyak 62.249 formasi dan dari sekolah kedinasan (STTD) sebanyak 75 formasi. Lalu, untuk PPPK yang akan diisi dari eks tenaga honorer ketegori II (THK-II) dan honorer sebanyak 145.424 formasi,” ucap Ridwan.

Untuk pemerintah pusat, dialokasikan sebanyak 46.425 formasi dengan rincian, CPNS sebanyak 23.213 formasi di mana untuk pelamar umum sebanyak 17.519 formasi dan dari sekolah kedinasan sebanyak 5.694 formasi. Sedangkan untuk PPPK yang akan diisi dari eks tenaga honorer ketegori II (THK-II) dan honorer sebanyak 23.212 formasi.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin mengatakan, pemerintah akan membuka kembali penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) sisa kuota tahun ini sebesar 98.000 lowongan. Pada 2019, pemerintah menyediakan kuota PPPK sebanyak 150.000.

“P3K sudah berjalan sejak Januari dengan merekrut 52.000 pegawai.. Jadi nanti ada selanjutnya lagi untuk P3K,” ujar Syafruddin di Kantornya, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Syafruddin melanjutkan, pembukaan PPPK akan didahulukan usai Lebaran. Sementara pembukaan seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dilakukan pada Oktober 2019.

Lebih lanjut, dirinya menambahkan, perekrutan PPPK tersebut akan lebih banyak ditujukan untuk tenaga guru dan juga kesehatan. Hal tersebut merupakan upaya untuk mengisi kuota yang masih kosong ketika perekrutan Januari lalu. (rai)

Editor : Irwan Yusdiansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *