Kabar

Minim Faskes, ACT Serang Raya Beri Pelayanan Kesehatan Gratis di Pulau Tunda

KABUPATEN SERANG, biem.coSobat biem, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Serang Raya ekspedisi pulau tepian Banten dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat Pulau Tunda di Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Minggu (4/4/2021).

Pelayanan kesehatan gratis tersebut diberikan kepada 125 pasien yang terdiri dari anak kecil, ibu hamil, dan lansia. Tim Program ACT Serang Raya, Sukmajaya Laksana mengatakan, program tersebut dilakukan karena minimnya fasilitas kesehatan di Pulau Tunda.

“Meskipun ada Puskesmas Bantu (Pustu) dan Ruang Bersalin, tetapi pelayanannya tidak setiap hari dan maksimal karena kekurangan tenaga medis dan obat–obatan,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima biem.co, Selasa (6/4/2021).

dr. Argo, salah satu dokter relawan mengungkapkan, selama pelayanan kesehatan, lebih dari 50 persen warga mengeluhkan gatal-gatal.

“Sisanya keluhan lain, seperti penyakit lambung, terus penyakit darah tinggi ataupun batuk pilek,” jelasnya.

Disampaikan dr. Argo, pihaknya juga melakukan home visit kepada pasien yang tidak mampu berjalan ke tempat pelayanan kesehatan.

“Ditambah tadi kita ada mengunjungi rumah pasien. Ada salah satu pasien yang mengeluhkan sulit untuk berjalan, jadi kami berinisiatif untuk mengunjungi rumah pasien tersebut dan melakukan pemeriksaan di sana,” terangnya.

Sementara itu, tak sedikit warga yang mengeluhkan tentang minimnya fasilitas kesehatan (faskes) di Pulau Tunda. Salah satunya Jaenab, seorang ibu hamil yang harus rela pergi ke luar Pulau Tunda untuk bisa melakukan ultrasonografi (USG) pada janin dalam kandungannya.

“Kalau puskesmas sendiri sih ada di sini, bidannya juga ada. Kemungkinan kalau kita ngebutuhin untuk USG itu harus keluar, kita harus ke Serang karena di sini alat–alatnya kurang lengkap. Namanya kita ada di pulau kayak begini, kalau segala sesuatunya kita harus keluarkan penuh risiko. Mending cuacanya lagi bagus, kalau cuacanya lagi kayak gini dan kondisi kita enggak fit kan sulit juga,” jelasnya.

Ia berharap ada bantuan pemerintah mengenai pemenuhan fasilitas kesehatan di Pulau Tunda yang lebih baik ke depannya.

“Makanya kalau bisa minta ke pemerintah, kita minta lebih difasilitasi lagi, lebih lengkap lagi di wilayah Pulau Tunda, terutama untuk balita, ibu hamil apalagi. Kalau ada orang sakit yang darurat, iar kita nih kalau ada apa–apa cepat ditanganin,” ucap Junenah.

Kendati minimnya fasilitas kesehatan di pulau tepian, ACT berencana untuk melakukan campaign pengadaan ambulans laut bagi masyarakat. Salah satunya di Pulau Tunda.

Bagi Sobat biem yang ingin turut membantu pengadaan ambulans laut bagi masyarakat pulau tepian, bisa ikut mengirimkan bantuan terbaik melalui Banten Indonesia Dermawan atau melalui rekening Aksi Cepat Tanggap BNI Syariah # 88 0000 9313. (hh)

Editor: Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button