Kabar

ACT Serang Raya Bangun Sumur Wakaf untuk Santri Ponpes Riyadhul Awamil

KOTA SERANG, biem.co — Aksi Cepat Tanggap (ACT) Serang Raya bersama Global Wakaf membangun sumur wakaf di Pesantren Riyadhul Awamil. Proses peresmiannya sendiri dilaksanakan di Kampung Cipete Parigi, Desa Sukalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang, baru-baru ini.

Peresmian sumur wakaf tersebut ditandai dengan kegiatan penanaman pohon secara simbolis oleh Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhul Awamil, Ustaz Sukra dan juga pemberian beberapa ekor ikan untuk dipelihara oleh para santri.

Head of Program ACT Serang Raya, Sukma Jayalaksana mengungkapkan, pembangunan sumur wakaf ini dilakukan karena pesantren Riyadhul Awamil belum memiliki kamar mandi dan tempat wudu yang layak.

“Sehingga para santri butuh MCK dan tempat wudu yang memadai supaya proses ibadah mereka dapat berjalan dengan lancar dan maksimal. Alhamdulillah, hari ini kami meresmikan pembangunan sumur wakaf di Pesantren Riyadhul Awamil. Semoga ini bisa bermanfaat untuk santri dan bisa menjadi amal jariyah bagi para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk pembangunan sumur wakaf ini,” ungkap Sukma, dalam keterangan yang diterima biem.co, Minggu (20/6/2021).

Pimpinan Pondok Pesantren Riyadhul Awamil, Ustaz Sarta mengucapkan terima kasih kepada ACT dan para donatur, sehingga saat ini sudah terbangun sumur wakaf di pesantrennya.

“Saya atas nama Riyadhul Awamil mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang ada di Indonesia semuanya yang telah menyisihkan sebagian hartanya melalui ACT, yang alhamdulillah sudah kami terima. Tim ACT Sudah menyediakan fasilitas untuk mengembangbiakkan ikan, beberapa pohon buah yang insya Allah nanti hasilnya untuk para santri. Kami juga sangat terbantu dengan adanya sumur wakaf ini. Mudah–mudahan kami para santri semuanya bisa beribadah dan mengaji dengan nyaman dan penuh semangat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ustaz Sarta juga mendoakan para donatur dan ACT agar selalu istikamah membantu saudara–saudara yang membutuhkan, khususnya untuk pondok pesantren dan santri yang membutuhkan.
Jawaril, salah satu santri Pesantren Riyadhul Awamil mengungkapkan, dengan terbangunnya MCK dan tempat wudu ini, santri tidak lagi kesulitan saat akan mandi dan wudu.

“Sekarang mah sudah enggak susah lagi untuk wudu dan mandi, sebab santri sudah punya tempat MCK sendiri, mau makan ikan nanti tinggal mancing, pokoknya ACT mantap,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button