KabarKetahanan PanganOpiniTerkini

Gudang Cadangan Pangan PT ABM Siap Mendukung Ketahanan Pangan Di Banten

Oleh: Rio Firmansyah, Kepala Bidang Gudang Cadangan Pangan PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda)

BANTEN, biem.co – Untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, baik itu secara kuantitas maupun kualitas, pemerintah melakukan pembentukan cadangan pangan. Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah bahwa jenis bahan pokok tertentu yang ditetapkan sebagai Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) ada sebelas komoditas cadangan pangan strategis meliputi beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula pasir dan minyak goreng.

Cadangan pangan ini dikelola untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan serta mengantisipasi kondisi darurat yang disebabkan oleh musim paceklik, bencana alam atau gangguan pasokan yang menyebabkan krisis. Cadangan pangan juga dapat membantu menstabilkan harga pangan, terutama saat terjadi lonjakan harga akibat gangguan pasokan.

PT Agrobisnis Banten Mandiri (PT ABM) sebagai  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Banten yang bergerak di bidang agrobisnis terus berbenah dan mempersiapkan diri untuk ikut hadir menjadi bagian yang produktif dalam pengelolaan cadangan pangan. Dimulai dari berbagai aksi korporasi yang positif bersinergi dan bekerjasama dengan berbagai Dinas dan korporasi lainnya.

Beberapa Dinas yang pernah bekerjasama dengan PT ABM diantaranya adalah Biro Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Banten dalam kegiatan penyediaan sembako ASN HUT Banten dan sembako subsidi CSR, Dinas Sosial Provinsi Banten dalam kegiatan pemberian makanan tambahan stunting, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten dalam kegiatan yang sama yaitu pemberian makanan tambahan stunting, dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten dalam kegiatan Penyediaan karung cadangan pangan dan penyaluran beras biofortifikasi.

Khusunya dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, PT ABM sudah lebih dari seratus kali melakukan kerjasama dalam Gerakan Pangan Murah (GPM). Begitu juga dengan pengadaan bantuan Cold Storage untuk ketersediaan stock daging dari Badan Pangan Nasional tidak terlepas dari inisiasi dan sinergi dari Dinas Ketahanan Pangan Nasional dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten.

Sedangkan di tingkat Kabupaten dan Kota, PT ABM juga bekerjasama dengan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Serang dalam kegiatan pangan bersubsidi bulan Ramadhan, sembako subsidi APBD, sembako subsidi CSR, dan pengelolaan bersama Warung Jaga Bahan Pokok (Warjok) untuk menjaga kestabilan harga mencegah terjadinya Inflasi.

Bersinergi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten, Bulog Serang dan Dinas Industri dan Perdagangan di hampir seluruh Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten, PT ABM juga hadir mewakili Pemerintah Provinsi untuk terus berupaya menjaga kestabilan harga MinyaKita, yaitu minyak goreng berkualitas dengan harga terjangkau yang dimiliki oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Selain mendistribusikan MinyaKita langsung ke masyarakat lewat Wanten (Warung Banten), Warung Inflasi dan ABM Mart,  PT ABM secara rutin juga mendistribusikan MinyaKita ke beberapa pasar yang menjadi lokasi pemantauan harga komoditas seperti Pasar Rau (Kota Serang), Pasar Kranggot (Kota Cilegon), Pasar Rangkas (Kabupaten Lebak), Pasar Badak (Kabupaten Pandeglang), Pasar Tigaraksa (Kabupaten Tangerang) dan Pasar Pantau lainnya.

CPP PT ABM

Pada tahun ini, Provinsi Banten memiliki Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk 3 komoditas yaitu komoditas beras, komoditas daging unggas dan komoditas telur unggas. Khusus komoditas beras sudah dikelola sejak tahun-tahun sebelumnya oleh Perum Bulog yang merupakan BUMN dibidang pangan. Sedangkan untuk komoditas daging unggas dan komoditas telur unggas pada tahun ini rencananya akan dikerjasamakan dengan PT ABM yang merupakan BUMD milik Provinsi Banten.

Paling tidak ada sekitar 11.800 Kg Cadangan Pangan Pemerintah yang akan dikelola oleh PT ABM yang terdiri dari CPP daging unggas yang akan dikelola sebanyak 5.900 kg dan CPP telur unggas yang akan  dikelola sebanyak 5.900 kg. Daging unggas tersebut akan disimpan dalam cold storage dengan kapasitas 15 ton hasil kerjasama dengan Badan Pangan Nasional.

Penyimpanan daging unggas di dalam cold storage dapat memperpanjang umur simpan produk dengan tetap menjaga kualitas mutunya serta dapat dilepaskan kapanpun ketika masyarakat Provinsi Banten memerlukan. Sedangkan untuk Telur unggas, PT ABM bekerjasama dengan mitra-mitra peternak ayam petelur lokal yang berada diwilayah Kota atau Kabupaten Serang dan sekitarnya sehingga manfaat program ini dapat dirasakan oleh para peternak lokal.

Penambahan komoditas Cadangan Pangan Pemerintah CPP non beras ini merupakan salah satu inovasi dibidang pangan karena berdasarkan data bahwa hanya Provinsi Banten saja yang tahun ini menambahkan komoditas daging unggas dan telur unggas jika dibandingkan dengan provinsi lainnya yang masih fokus pada CPP beras.

Dalam rangka menjaga ketersediaan dan kestabilan pasokan, PT ABM juga melakukan kerjasama antar daerah, menyusul Perumda Tunas Malang yang sudah bekerjasama sejak tahun 2023, PT. ABM juga melakukan kerjasama dengan Perumda Dharmajaya, Perumda Pasar Jaya dan PT. Food Station. PT ABM berharap kedepan ketersediaan daging sapi, daging ayam dan ikan dapat lebih terjaga dengan adanya kerjasma ini sehingga ada kepastian dalam pasokannya. Begitu juga dengan Produk Pangan dan pengembangan budi daya Padi lainnya.

Target PT ABM tahun depan dapat melebarkan sayap mengelola CPP untuk komoditas lainnya seperti minyak goreng dan gula konsumsi karena secara stok persediaan komoditas tersebut sudah dikelola di Gudang Cadangan Pangan PT ABM namun belum menjadi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Sehingga dalam 5 tahun ke depan, target PT ABM dapat ikut mengelola secara keseluruhan 11 komoditas pangan strategis Cadangan Pangan PT ABM guna menanggulangi keadaan darurat dan  kerawanan pangan, pengendalian dan stabilisasi harga pasokan pangan di Provinsi Banten sesuai dengan Visi ke 5 Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yaitu Banten Makmur. (Red)

Editor: admin

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button