SERANG, biem.co – Panggung Jakarta Fashion Week (JFW) 2026 menjadi saksi perjalanan baru bagi Womenwear, brand asal Serang, Banten, yang untuk pertama kalinya tampil di runway paling prestisius se-Asia Tenggara.
Tidak hanya berhasil menarik perhatian melalui koleksi menawan, kehadiran Henny Rahman sebagai muse utama menjadi sorotan tersendiri.
Mengenakan dress dari koleksi Terea, Henny tampil memukau dengan pesona yang memadukan keteguhan dan kelembutan perempuan Indonesia. Tatapannya mantap, langkahnya anggun, dan aura elegannya seakan mempertegas identitas Womenwear di panggung besar tersebut.
Yang membuat momen ini semakin manis adalah dukungan sang suami, Alvin, yang hadir langsung di deretan tamu undangan—sebuah pemandangan hangat di tengah gemerlap lampu runway.
Di balik penampilan Henny, tersimpan kisah mimpi yang akhirnya menjadi nyata. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, ia menulis:
“Masih gak nyangka bisa runway di JFW, feels like a dream. Tahun lalu aku bilang ke suamiku, ‘pengen deh jadi muse di JFW someday’, dan Allah made it happen. Alhamdulillah.”
Unggahan itu langsung mencuri perhatian publik. Tak hanya karena pencapaiannya, tetapi juga karena dukungan penuh dari Alvin, yang juga membagikan momen itu melalui pesannya:
“Setahun lalu aku inget kamu punya mimpi untuk ini, dan sekarang tercapai. I’m beyond proud seeing you shine this bright. You’ve worked so hard for this, and you deserve every bit of it.”
Momen penuh cinta dan dukungan itu sontak menjadi sorotan media dan warganet. Di balik kilau fashion show, tampil jelas kisah perjuangan, mimpi, dan pasangan yang saling menguatkan.
Womenwear pun menyampaikan rasa bangganya atas penampilan Henny yang dinilai mampu menghadirkan citra perempuan Indonesia yang elegan, kuat, dan inspiratif.
Koleksi Terea merupakan bagian dari tema besar Lembayung Nusa, kolaborasi tiga brand lokal — Rianty Batik, Womenwear, dan Ainayya. Terinspirasi dari megahnya Istana Kaibon di Banten, koleksi ini membawa elemen tradisi dalam sentuhan modern yang lebih kontemporer, menjadikannya daya tarik utama di runway JFW 2026.
Debut ini menjadi semakin istimewa karena tidak hanya menjadi penampilan perdana Womenwear di JFW, tetapi juga penampilan pertama Henny sebagai muse di ajang tersebut. Dukungan deras datang dari berbagai pihak: Wakil Wali Kota Serang, musisi lokal, fashionpreneur, selebriti, hingga influencer yang hadir menyaksikan langsung momen bersejarah ini.
“Bagi kami, ini bukan hanya tentang tampil di panggung besar, tetapi tentang menghadirkan cerita dari Banten dengan cara yang berkelas. Dan kehadiran Henny sebagai muse membuat pesan itu terasa lebih hidup,” ujar Malvika, perwakilan Womenwear.
Dengan sorot lampu runway, tepuk tangan yang menggema, dan senyum hangat sang muse, debut Womenwear di JFW 2026 menjadi bukti bahwa brand lokal memiliki tempat dan suara di panggung nasional. Ketika mimpi, cinta, dan budaya bersatu, hasilnya bukan hanya sebuah pertunjukan mode—melainkan sebuah cerita yang menginspirasi. ***








