Kabar

Pramuka Untirta Gelar Maperta G-Prau

KABUPATEN SERANGbiem.co – Pengurus Ambalan dan Racana Sultan Ageng Tirtayasa dan Nyai Gede Ayu yang berpangkalan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyelenggarakan kegiatan ‘Masa Penerimaan Tamu Ambacana Gerakan Pramuka Untirta (Maperta G-Prau)’ yang berlangsung selama 3 hari, sejak Jumat, 27 November dan berakhir pada Minggu, 29 November 2020.

Kegiatan yang dihadiri oleh 22 orang peserta, terdiri dari 11 orang putra dan 11 orang putri ini berlangsung di Bumi Perkemahan Mess Pasauran, Kabupaten Serang.

Dalam amanatnya, Pembina Putra Racana Sultan Ageng Tirtayasa, Tubagus Rahmat menyampaikan, Maperta G-Prau tahun ini merupakan kegiatan yang berbeda, karena diadakan secara luring dan daring.

“Hal ini semoga menambah kekuatan dan kebermanfaatan anggota Ambacana Pramuka Untirta dalam menghadapi situasi di masa pandemi ini. Hal lainnya adalah berkaitan dengan Tri Satya yang dimiliki oleh Pramuka ternyata sejlan dengan tri dharma perguruan tinggi. Maka, anggota Ambacana Pramuka Untirta hendaknya berkegiatan sesuai dengan Tri Satya dan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya, Jumat (27/11/2020)

Dalam kesempatan itu, kata Rahmat, pemateri yang dihadirka merupakan profesional dan purna ambacana, seperti Indra Martha Rusmana yang merupakan Purna Ketua Racana Sultan Ageng Tirtayasa dan juga Pembina Pramuka Untirta.

“Semoga apa yang akan dan telah dipaparkan serta disampaikan oleh pemateri dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Rizki Maulana menyebut tahun ini adalah pengalaman pertama Maperta G-Prau yang sangat berharga.

“Dikarenakan pemberian materi dilakukan secara daring dan praktik dilakukan luring, memang tema kegiatan ini adalah ‘Pemanfaatan Teknologi secara Kreatif dan Inovatif dalam Berpramuka di Masa Pandemi’. Peserta kegiatan diajak untuk menumbuhkan kreativitas dalam memanfaatkan teknologi dan peserta terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Saya juga terinspirasi untuk terus belajar dan tidak puas dengan ilmu yang didapatkan, karena masa pandemi harus dimanfaatkan dengan baik dan bernilai positif,” tutupnya. (imr/red)

Editor: Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button