Film & MusikHiburan

Rumah Cahaya : Hadiah Manis untuk Relawan FBn di Hari Anak Nasional

PANDEGLANG, biem.co – Semangat literasi dan kepedulian sosial mempunyai ruang istimewa dalam peringatan Hari Anak Nasional 2025. Lagu berjudul “Rumah Cahaya” resmi dipersembahkan kepada Relawan Fesbuk Banten News (FBn).

Lagu ini diserahkan dalam kegiatan bertajuk “Shelf and Sound” yang digelar di kawasan wisata Lembur Kula, Desa Pasir Peuteuy, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Rabu (23/7/2025).

Rumah Cahaya merupakan hasil kolaborasi musisi lokal Banten, yakni Ari Solois, Albe, dan Nabila Fajra Nadira.

Lagu ini diciptakan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap semangat literasi, serta dedikasi para relawan dalam menyuarakan kepedulian sosial melalui media rakyat.

Judul “Rumah Cahaya” diambil dari liriknya yang sangat mendalam: ‘Hadapi dunia, laksanakan amanah cinta’ karena dianggap mewakili kekuatan relawan dalam menyebarkan kebaikan tanpa pamrih.

Pencipta lagu, Ari Solois menyatakan bahwa lagu “Rumah Cahaya” tercipta karena terinspirasi saat melakukan diskusi hangat bersama para relawan.

“Lagunya terlahir secara spontan dari forum. Liriknya saya tulis langsung, kemudian bertukar fikiran dengan Irfan HQ dan H. Asef dari Hajirocker Foundation. Setelah itu, langsung saya garap bersama dengan tim hingga tahap rekaman. Butuh waktu sekitar dua minggu,” jelas Ari Solois.

Menariknya, lagu ini juga menjadi ruang kolaborasi untuk mengangkat talenta lokal. Dimana, Albe tampil sebagai rapper, sedangkan Nabila Fajra Nadira menjadi vokalis utama karena komitmennya dalam mendukung perkembangan penyanyi cilik Banten.

“Kami ingin ikut serta dalam memajukan bakat-bakat muda di Banten, khususnya penyanyi cilik. Di bagian akhir lagu pun ada lirik yang sangat bermakna: ‘Menjadi manusia yang berguna untuk sesama’, dan bagi saya, itu adalah pesan yang paling dalam,” lanjut Ari.

Relawan FBn menyambut penuh antusias lagu “Rumah Cahaya”, karena lagu ini bukan sekadar karya seni, tetapi juga semangat baru untuk terus berkarya sekaligus mengabdi lewat gerakan literasi dan media rakyat.

Selain itu, lagu “Rumah Cahaya” juga diserahkan kepada Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni. Ia mengungkapkan bahwa kita harus sedari dini membangun budaya literasi.

“Literasi sangat penting diterapkan dari sejak dini, dan adanya lagu Rumah Cahaya diharapkan mampu menjadi bentuk dukungan kreatif terhadap gerakan literasi di masyarakat,” ujar Tinawati.

Tak hanya persembahan lagu, acara ini juga dirangkaikan dengan peresmian Perpustakaan Jagaraksa, ialah taman baca terbuka yang berada di lingkungan wisata kuliner Lembur Kula.

Perpustakaan Jagaraksa merupakan hasil kerja sama antara Bunda Literasi, PISPI Banten, PT TIKI, dan pengelola wisata Lembur Kula. (BW)

Editor: admin

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button