KabarKampus

UNPAM Serang Bangun Budaya Servant Leadership di SMK Negeri 7 Kota Serang

SERANG, biem.co – Dalam upaya meningkatkan kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi, Universitas Pamulang (UNPAM) Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK Negeri 7 Kota Serang, pada 17–18 Oktober 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Budaya Servant Leadership untuk Meningkatkan Kolaborasi Antara Guru, Siswa, dan Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan” ini dipimpin oleh dosen Manajemen UNPAM Serang, Didit Haryadi, S.M., M.M., NCLT., CPLM., CHRP dan Karsikah, S.M., M.M., serta dihadiri oleh Kaprodi Manajemen UNPAM, Indar Riyanto, S.Kom., M.M., bersama mahasiswa dari Program Studi Manajemen UNPAM.

Pada kesempatan itu, tim PKM disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Kota Serang, guru, dan perwakilan siswa. Dalam kegiatan tersebut, para dosen memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai pentingnya penerapan servant leadership—konsep kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, empati, dan pemberdayaan individu.

“Budaya servant leadership sangat relevan diterapkan di lingkungan pendidikan. Kepala sekolah, guru, hingga orang tua harus menjadi pemimpin yang mendengarkan dan memberdayakan, agar tercipta suasana belajar yang kolaboratif dan manusiawi,” ujar Didit Haryadi dalam penyampaian materinya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi antara dosen, mahasiswa, guru, dan siswa mengenai penerapan nilai-nilai kepemimpinan melayani dalam kehidupan sekolah dan persiapan dunia kerja. Para siswa juga diajak untuk aktif memberikan pendapat dan pengalaman terkait tantangan dalam proses pembelajaran.

Selain sosialisasi, kegiatan PKM ini juga diisi dengan sesi evaluasi, pembinaan karakter, dan pemberian penghargaan bagi siswa yang aktif berpartisipasi.

Menurut Indar Riyanto, kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, UNPAM tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan budaya kepemimpinan di kalangan generasi muda,” ungkapnya.

Dampak kegiatan ini dirasakan secara langsung oleh para peserta. Para siswa mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya empati, tanggung jawab, dan kolaborasi dalam lingkungan belajar. Guru dan orang tua pun diharapkan dapat lebih aktif membangun komunikasi dua arah dengan siswa.

Penerapan konsep servant leadership ini juga diyakini mampu membantu sekolah menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan kolaboratif, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih relevan, adaptif, dan memotivasi siswa untuk aktif berkontribusi.

Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Kota Serang menyambut positif kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas pendampingan dari UNPAM. Kegiatan ini memberikan inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus memperkuat kolaborasi demi pendidikan yang lebih baik,” tuturnya. ***

Editor:

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button