KampusTerkini

Fatah Sulaiman Tegaskan Komitmen Untirta Dalam Mendukung Penyediaan SDM Kesehatan Hewan

KOTA SERANG, biem.co – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menjalin kerja sama dengan lima mitra strategis dalam rangka pengembangan sumber daya manusia dan penguatan Tridharma Perguruan Tinggi untuk pemenuhan pembukaan Program Studi Kedokteran Hewan Untirta. Penandatanganan dilaksanakan di Ruang Multimedia Lantai 1 Gedung Rektorat Untirta, Kampus Sindangsari, dengan melibatkan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Dr. Ir. Agus M. Tauchid S., M.Si., Ketua PDHI Cabang Banten I drh. Ari Mardiana, M.AP., Kepala Rumah Sakit Hewan Banten drh. Novia Herwandi, MPH., Direktur PT So Good Food Manufacturing Ahmad Komara, serta Owner Ami Pet Shop Serang drh. Ami Kosriami Rahayu.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Untirta, yaitu Rektor Untirta, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Rusmana, Ir., M.P., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi Prof. Ir. Alfirano, S.T., M.T., Ph.D., serta Ketua SPI Untirta, Prof. Dr. Rudi Zulfikar, SE., Ak., MM., M.Si., CACP., CA. Hadir pula para dekan di lingkungan Untirta, yaitu Dekan FKIK Dr. dr. Omat Rahmat, Sp.OT(K) Spine, Dekan FISIP Leo Agustino, Ph.D., Dekan FEB Prof. Dr. Tubagus Ismail, SE., MM., Ak., CA., CMA., Dekan FKIP Dr. H. Fadlullah, M.Si., serta Dekan FT Prof. Dr. Jayanudin, S.T., M.Eng.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis bagi Untirta dalam pemenuhan mitra praktik, kolaborasi penelitian, penguatan kurikulum, serta dukungan layanan pendidikan kedokteran hewan di Provinsi Banten. Kehadiran lima mitra strategis ini sekaligus memenuhi persyaratan pembukaan program studi sesuai regulasi nasional, serta memperkuat kesiapan FKIK Untirta dalam implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya, Kepala BAKK Untirta, TB. Bahtera Rohimudin, S.E., M.Si., menyampaikan dukungan penuh terhadap pembukaan Prodi Kedokteran Hewan. “Pada pagi hari ini akan ada penandatanganan PKS antara FKIK dengan beberapa mitra strategis. Mungkin ini Pak Omat pilihan yang tepat untuk Prodi Kedokteran Hewan, ini pilihan yang sangat bagus. Mudah-mudahan pembukaan program studi Kedokteran Hewan ini dilancarkan dan dimudahkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dr. Ir. Agus M. Tauchid S., M.Si., menyampaikan apresiasi atas cepatnya respons Untirta dalam menjawab kebutuhan tenaga dokter hewan di Banten. Ia menuturkan bahwa koordinasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Untirta berlangsung sangat cepat dan efektif.

“Rasa syukur saya pada hari ini ditakdirkan dalam sebuah rangkaian proses yang begitu cepat. Tidak cukup satu tahun sejak saya ditugaskan oleh Pak Gubernur untuk menyampaikan kepada Pak Rektor bahwa Banten krisis dokter hewan—defisit tenaga dokter hewan. Saat itu Pak Gubernur langsung merespons dan meminta saya segera menghubungi Pak Rektor karena kami telah memiliki MoU antara Gubernur dan Rektor Untirta. Kami bangga karena Pak Rektor langsung merespons. Inilah wujud bahwa Untirta hadir untuk Banten yang tercinta, merespons kebutuhan pelayanan di tingkat masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sektor peternakan merupakan pilar penting perekonomian daerah dan penopang kebutuhan pangan asal hewan.

Sementara itu, Rektor Untirta, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., menegaskan komitmen universitas dalam mendukung penyediaan sumber daya manusia bidang kesehatan hewan. “Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten yang tadi telah disampaikan oleh Kepala Dinas, memberikan harapan besar terhadap output dan outcome dari hasil kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kami siap untuk mensukseskan salah satu kebutuhan SDM yang sangat mendesak untuk mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Rektor juga menyampaikan bahwa pembukaan Prodi Kedokteran Hewan selaras dengan prioritas pemerintah pusat. “Terkait dengan program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo untuk bisa sustain, khususnya di Provinsi Banten, maka Fakultas Kedokteran Hewan akan segera kita proses izinnya. Seperti halnya janji kami untuk memproses tujuh program studi dokter spesialis, komitmen ini terus kami jalankan,” jelasnya.

Pembukaan Program Studi Kedokteran Hewan Untirta diharapkan dapat menghadirkan tenaga profesional yang dibutuhkan daerah, memperkuat layanan kesehatan hewan, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong kualitas produksi peternakan di Provinsi Banten. Dengan dukungan mitra industri, pemerintah, organisasi profesi, serta fasilitas kesehatan hewan, Untirta optimis menghadirkan program studi yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Red)

Editor: admin

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button