SERANG, biem.co – Universitas Primagraha (UPG) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Agama Islam (FAI) kembali menyelenggarakan Program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) Tahun 2026 bagi mahasiswa semester VII.
Program ini menjadi tahapan wajib dalam kurikulum sebagai bekal utama mahasiswa sebelum terjun langsung ke dunia pendidikan.
Ketua Pelaksana PLP Tahun 2026, Teti Trisnawati, mengatakan bahwa PLP dirancang sebagai sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu kependidikan yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di sekolah.
“PLP bukan sekadar praktik mengajar, tetapi proses pembelajaran utuh bagi mahasiswa untuk memahami peran guru secara profesional, baik di dalam kelas maupun dalam kehidupan sosial di lingkungan sekolah,” ujar Teti saat ditemui di Kampus UPG, Senin 12 Januari 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan PLP mengacu pada standar kompetensi guru yang meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Keempat kompetensi tersebut menjadi landasan penting dalam membentuk karakter dan kualitas calon pendidik.
“Melalui PLP, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga memahami administrasi sekolah, dinamika akademik, serta kondisi sosial dan psikologis peserta didik,” jelasnya.
Menurut Teti, tujuan utama PLP adalah membentuk mahasiswa menjadi calon guru yang profesional dan berintegritas melalui pengalaman langsung di sekolah mitra. Mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan keterampilan dasar mengajar, sikap sosial yang baik, serta kepribadian yang mencerminkan pendidik teladan.
“Pengalaman selama PLP diharapkan dapat membentuk kepekaan mahasiswa terhadap nilai-nilai edukatif yang nantinya direfleksikan dalam bentuk laporan sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran,” tambahnya.
Pelaksanaan PLP Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai 14 Januari hingga 14 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah sekolah mitra Universitas Primagraha yang telah menjalin kerja sama (MoU) di wilayah Provinsi Banten, mencakup jenjang PAUD, SD, hingga SMK.
Ia melanjutkan, Program PLP ini diikuti oleh mahasiswa FKIP dan FAI Universitas Primagraha semester VII sebagai tahapan akhir pembentukan kompetensi calon pendidik sebelum memasuki dunia kerja.
“Harapannya, mahasiswa yang saat ini dilepas dapat memanfaatkan momentum PLP ini sebaik mungkin sebagai bekal awal menjadi guru yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan,” pungkas Teti. ***








