SERANG, biem.co – Gerakan Pramuka UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menggelar kegiatan pelantikan, upgrading, dan rapat kerja sebagai langkah penguatan organisasi di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini turut dihadiri Pembina Satuan Penegak Putra, Dr. Muhamad Wahyudin, M.H., unsur Dewan Kerja Daerah, Dewan Kerja Cabang, Dewan Kerja Ranting, serta perwakilan Pramuka dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Kak Muhamad Wahyudin menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting tidak hanya di tingkat sekolah, tetapi juga di perguruan tinggi. Menurutnya, Pramuka merupakan gerakan pendidikan karakter yang utuh tanpa membedakan jenjang pendidikan maupun latar belakang institusi.
“Semangat kepramukaan itu satu. Di mana pun berada, tujuannya sama, membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengamalan nilai silih asah, silih asih, dan silih asuh dalam kehidupan berorganisasi. Nilai tersebut dimaknai sebagai semangat saling mencerdaskan, saling menyayangi, serta saling membimbing dan melindungi satu sama lain.
Sebagai bagian dari Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Banten, para anggota Pramuka perguruan tinggi diharapkan mampu menyatukan berbagai perbedaan dalam satu visi kolektif demi terciptanya organisasi yang solid.
Selain itu, Kak Wahyudin mengingatkan pentingnya sikap visioner di era digital. Menurutnya, Pramuka harus adaptif dan inovatif mengikuti perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai dasar kepramukaan sebagai fondasi pembentukan karakter.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Ambalan dan Racana Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Nyi Ageng Ratu Ayu Kirana, serta pelantikan internal unit di lingkungan Pramuka UIN SMH Banten. Pelantikan ini menjadi simbol regenerasi kepemimpinan sekaligus komitmen menjalankan roda organisasi secara berkelanjutan.
Rangkaian acara ditutup dengan kegiatan upgrading dan rapat kerja yang difokuskan pada peningkatan kapasitas pengurus serta penyusunan program kerja strategis. ***








