KabarKampus

Ratusan Mahasiswa Prodi Manajemen FEB Universitas Primagraha Dalami Pasar Modal Lewat Kunjungan ke BEI

SERANG, biem.co – Program Studi Manajemen Universitas Primagraha menggelar Kunjungan Edukasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bagian dari implementasi mata kuliah Manajemen Keuangan.

Kegiatan ini diikuti 658 mahasiswa semester 5 angkatan 2023, didampingi tujuh dosen pengampu, dan menjadi langkah konkret dalam menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik di dunia industri.

Kunjungan yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, di Gedung BEI Tower 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52–53, Jakarta, ini dirancang untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap sistem dan mekanisme pasar modal secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan sesi market update yang membahas perkembangan ekonomi global serta dinamika pasar modal nasional. Anita dari Divisi Riset Bursa Efek Indonesia menjelaskan bahwa pemaparan tersebut bertujuan membuka wawasan mahasiswa mengenai kondisi pasar terkini.

“Hari ini teman-teman mendengarkan pemaparan tentang market update, apa saja yang terjadi di ekonomi dan pasar modal global, serta bagaimana perkembangan pasar modal kita. Harapannya tentu teman-teman bisa banyak belajar dari kegiatan ini,” ujarnya.

Materi yang disampaikan meliputi isu ekonomi global, pergerakan indeks, hingga gambaran umum kondisi pasar modal Indonesia. Diskusi berlangsung interaktif, dengan mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan seputar investasi dan mekanisme perdagangan efek.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Abdurrohman, menuturkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian integral dari proses pembelajaran.

“Kegiatan kunjungan ke Bursa Efek Indonesia ini bagian dari mata kuliah Manajemen Keuangan. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat bagaimana praktiknya di dunia industri,” jelasnya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat membekali mahasiswa dengan pemahaman investasi yang benar serta menghindarkan mereka dari praktik investasi ilegal.

“Mahasiswa diharapkan memahami cara berinvestasi yang baik dan benar sehingga tidak terjebak investasi bodong,” tambahnya.

Secara akademik, kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan utama. Mahasiswa diajak menyinkronkan teori manajemen keuangan—seperti penilaian aset dan struktur modal—dengan praktik riil di industri pasar modal. Mereka juga mempelajari prosedur penghimpunan dana publik melalui skema Initial Public Offering (IPO) sebagai strategi pendanaan jangka panjang.

Selain itu, peserta mengamati langsung alur perdagangan efek, mulai dari mekanisme penawaran hingga eksekusi transaksi di sistem bursa. Standar transparansi dan akuntabilitas yang diterapkan BEI bagi perusahaan publik dalam menjaga nilai perusahaan (firm value) turut menjadi pembahasan penting.

Kunjungan ini juga memberikan pembekalan analisis instrumen investasi, termasuk profil risiko dan imbal hasil saham, obligasi, serta reksa dana dalam konteks manajemen portofolio. Tak kalah penting, mahasiswa mendapat gambaran peluang karier di ekosistem pasar modal dan lembaga keuangan nasional.

Muhammad Azmi selaku panitia kegiatan menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi finansial mahasiswa.

“Melalui kunjungan ke BEI ini kami berharap bisa menambah insight terkait kecerdasan finansial dan memahami bagaimana mekanisme serta transparansi pasar modal di Indonesia,” ungkapnya. ***

Editor:

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button