TANGERANG, biem.co – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama pengelola kawasan Aloha resmi menghadirkan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) Center di kawasan Alun-Alun Pasir Putih Aloha, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Jumat (8/5/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh General Manager PLN UID Banten, Muhamad Joharifin, sebagai bagian dari langkah percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Provinsi Banten.
SPKLU Center tersebut menjadi yang pertama di Banten dengan fasilitas delapan unit pengisian daya, terdiri dari enam unit fast charging dan ultra fast charging berbasis DC, serta dua unit AC berkapasitas 22 kilowatt.
Dalam sambutannya, Joharifin mengatakan kehadiran SPKLU di kawasan wisata dan pusat aktivitas masyarakat menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus menjawab kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang terus meningkat.
“Ini merupakan bukti komitmen PLN untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik, khususnya di wilayah Banten,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik kini menjadi alternatif yang semakin diminati masyarakat, terlebih di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan meningkatnya kesadaran terhadap penggunaan energi ramah lingkungan.
Joharifin menjelaskan, PLN juga terus memperluas infrastruktur pendukung kendaraan listrik dengan menargetkan pembangunan sekitar 20 lokasi SPKLU baru di berbagai titik strategis di Banten sepanjang 2026.
“Tahun ini kami menargetkan penambahan sekitar 20 lokasi SPKLU Center baru di pusat-pusat keramaian dan aktivitas masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan SPKLU tersebut akan dilengkapi teknologi fast charging hingga ultra fast charging yang mampu mengisi daya kendaraan dalam waktu singkat, sekitar 5 hingga 10 menit.
Selain mempercepat layanan, penambahan SPKLU di berbagai lokasi juga diharapkan mampu mengurangi antrean pengisian daya yang selama ini kerap terjadi di sejumlah titik SPKLU PLN seperti di kawasan Cikokol dan Serpong.
Sementara itu, Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PT PLN (Persero), Joni, menyebut kehadiran SPKLU Center pertama di Banten menjadi tonggak awal pengembangan infrastruktur kendaraan listrik yang lebih masif di daerah.
“Peresmian SPKLU Center pertama di Provinsi Banten ini merupakan langkah awal yang sangat baik. Biasanya langkah pertama itu yang paling sulit, tapi setelah itu akan berkembang lebih cepat,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah saat ini terus mendorong percepatan transisi energi melalui pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai sebagai bagian dari target Net Zero Emission (NZE).
Ia menjelaskan, sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar, sehingga transformasi menuju kendaraan listrik dinilai penting untuk mendukung pengurangan emisi karbon.
“PLN bersama para pemangku kepentingan terus membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi. Saat ini jumlah SPKLU di Indonesia mencapai 4.911 unit yang tersebar di 3.156 lokasi,” jelasnya.
Dari jumlah tersebut, sekitar 41 persen SPKLU dikembangkan melalui skema kemitraan bersama pihak swasta.
Joni juga mengungkapkan pertumbuhan kendaraan listrik nasional mengalami peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir. Hingga April 2026, jumlah kendaraan listrik di Indonesia tercatat mencapai sekitar 208 ribu unit.
“Kalau dibandingkan tahun 2023 yang masih sekitar 71 ribu unit dan 2024 sebanyak 146 ribu unit, pertumbuhannya sangat pesat,” katanya.
Sementara itu, perwakilan pengelola kawasan Aloha Agung Sedayu Group, Angfusen, mengatakan kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar tren, melainkan bagian dari transformasi gaya hidup masyarakat menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
“Selain ramah lingkungan, kendaraan listrik juga jauh lebih ekonomis. Kalau kendaraan BBM membutuhkan sekitar Rp13.600 untuk jarak 10 kilometer, kendaraan listrik hanya sekitar Rp2.600 untuk jarak yang sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, SPKLU Center di kawasan Alun-Alun Pasir Putih PIK 2 nantinya diproyeksikan memiliki total 19 titik pengisian daya kendaraan listrik.
Konsep yang dihadirkan juga terintegrasi dengan kawasan wisata dan lifestyle, sehingga pengunjung dapat melakukan pengisian daya kendaraan sambil menikmati suasana pantai, kuliner, hingga fasilitas hiburan bersama keluarga di kawasan Aloha PIK 2.
Untuk diketahui peresmian SPKLU Center di PIK 2 ini turut dihadiri oleh Pemerintah Provinsi dan Pemkab Tangerang juga influencer otomotif. ***








