SERANG, biem.co – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah terus dilakukan melalui berbagai kolaborasi. Kali ini, Kampanye Indonesia Asri yang digagas PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) menggandeng Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (BEM Untirta) menggelar Aksi Asri Operasi Semut Vol.12 di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Kota Serang, Minggu 14 Juni 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program unggulan Kampanye Indonesia Asri tersebut mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui aksi pungut dan pilah sampah sekaligus edukasi langsung mengenai pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Sebanyak 30 relawan yang terdiri dari mahasiswa dan komunitas lingkungan terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka menyusuri area CFD sambil mengajak pengunjung memahami pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya agar dapat dikelola secara optimal.
Selain melakukan aksi bersih-bersih, para relawan juga memberikan edukasi mengenai jenis-jenis sampah serta cara pemilahannya. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Head of Corporate Communications Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan, mengatakan kolaborasi bersama BEM Untirta merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan edukasi lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menciptakan perubahan positif.
“Melalui program Jejak Asri On The Move, Kampanye Indonesia Asri terus memperluas edukasi mengenai gaya hidup berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Bersama BEM Untirta, kami ingin menghadirkan ruang partisipasi yang lebih dekat dengan masyarakat agar semakin banyak orang dapat berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Chrysanthi, perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, salah satunya dengan membiasakan memilah sampah dari rumah maupun lingkungan sekitar.
“Kami percaya perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Mahasiswa memiliki peran strategis untuk menyebarluaskan kesadaran tersebut dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BEM KBM Untirta, Muhamad Ridam, menyambut baik kolaborasi yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
“Kolaborasi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat. Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk mulai memilah sampah dan mengambil peran dalam menjaga lingkungan,” katanya.
Melalui Aksi Asri Operasi Semut, Kampanye Indonesia Asri berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa pemilahan sampah merupakan langkah awal yang sangat penting menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Dengan membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya, masyarakat diharapkan dapat turut menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi saat ini maupun masa mendatang. ***








