SERANG, biem.co – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 1 Ciruas akan menggelar khitanan massal gratis bagi 100 anak pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan sosial tersebut akan dilaksanakan di lingkungan SMAN 1 Ciruas dan dirangkaikan dengan pelantikan pengurus IKA SMAN 1 Ciruas periode 2026–2029.
Ketua IKA SMAN 1 Ciruas, Erwindo, mengatakan khitanan massal sengaja dipadukan dengan agenda pelantikan sebagai bentuk komitmen organisasi alumni untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pelantikan ketua dan pengurus IKA SMAN 1 Ciruas kami barengi dengan kegiatan sosial berupa sunatan massal untuk 100 peserta. Sebanyak 50 peserta berasal dari keluarga besar alumni dan 50 lainnya dari masyarakat sekitar sekolah,” ujar Erwindo, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, program tersebut menjadi simbol bahwa keberadaan IKA tidak hanya sebagai wadah silaturahmi alumni, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi almamater dan lingkungan sekitar.
“Kami ingin menunjukkan bahwa IKA bukan sekadar perkumpulan alumni, tetapi juga hadir untuk memberi manfaat dan berkontribusi bagi sekolah, keluarga besar alumni, serta masyarakat,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta khitanan massal akan menerima sejumlah bantuan, mulai dari satu unit sepeda, uang saku sebesar Rp150 ribu, sarung, tas sekolah, hingga perlengkapan belajar.
“Setiap peserta akan mendapatkan satu unit sepeda, sarung, uang saku, tas, dan perlengkapan sekolah,” tambah Erwindo.
Tingginya antusiasme masyarakat membuat IKA SMAN 1 Ciruas berencana menjadikan kegiatan sosial sebagai agenda berkelanjutan yang melibatkan seluruh lintas angkatan alumni.
“Kami berharap IKA dapat terus menjadi wadah keluarga besar alumni yang solid dan mampu memberikan manfaat bagi alumni, almamater, maupun sekolah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Iwan Suryadi, menuturkan bahwa program khitanan massal ini lahir dari semangat kepedulian para alumni terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
“Ini salah satu upaya untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama keluarga yang ingin mengkhitankan anaknya tetapi terkendala biaya,” ujarnya.
Selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyaluran donasi dari para dermawan sebagai bentuk amal jariyah.
“Sekaligus kami menyalurkan bantuan dari para donatur yang ingin berbagi manfaat kepada sesama,” kata Iwan.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan tertib sehingga tujuan sosial yang diharapkan dapat tercapai dengan baik.
“Semoga pelaksanaannya aman, terkendali, dan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya. ***








