SERANG, biem.co – Dedikasi dan kinerja jajaran Polres Serang dalam mengungkap berbagai kasus menonjol berbuah penghargaan. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Serang, AKP Andi Kurniady Eka Setya Budi, S.T.K., S.I.K., menerima Pin Emas dan Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan dedikasi AKP Andi Kurniady bersama anggotanya dalam bidang penegakan hukum, khususnya melalui respons cepat terhadap berbagai laporan masyarakat serta keberhasilan mengungkap sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik.
Penyematan penghargaan pin emas dilakukan oleh Kapolda Banten Irjen. Pol. Hengki di Mapolres Serang, Kamis 6 Agustus 2026.
AKP Andi mengatakan penghargaan itu merupakan bentuk kepercayaan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Polres Serang untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Pin Emas ini diberikan oleh Bapak Kapolri sebagai bentuk penghargaan kepada Polres Serang atas keberhasilan mengungkap sejumlah kasus menonjol yang menjadi atensi publik, sehingga masyarakat dapat merasakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras yang dibangun selama kurang lebih dua tahun dirinya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Serang.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja selama dua tahun kami bersama seluruh personel Satreskrim,” katanya.
AKP Andi juga mengungkapkan bahwa Polres Serang menjadi satu-satunya satuan di lingkungan Polda Banten yang menerima penghargaan Pin Emas Kapolri untuk kategori tersebut.
“Di Polda Banten, baru Polres Serang yang menerima Pin Emas, yakni Kasatres Narkoba dan Kasat Reskrim,” ungkapnya.
Saat ditanya mengenai perjuangan di balik penghargaan tersebut, AKP Andi menjawab dengan santai namun penuh makna.
“Perjuangannya setiap hari kerja keras, tidak ada kata mundur,” ucapnya.
Selain Satreskrim, penghargaan Pin Emas dan Piagam Penghargaan Kapolri juga diberikan kepada Kasat Resnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah bersama delapan personelnya. ***








