JAKARTA, biem.co – Sebanyak 330 penampil yang tersebar di 19 area pertunjukan akan meramaikan festival, mulai dari musisi lintas generasi dan kolaborasi yang mempertemukan berbagai warna musik, hingga beragam pengalaman di luar panggung yang dirancang untuk membuat penonton terus menjelajah. Bukan sekadar menyaksikan satu pertunjukan, PESTAPORA mengajak pengunjung menikmati perjalanan dari satu pengalaman ke pengalaman lainnya dalam satu perayaan. Melengk1api rangkaian tersebut. PESTAPORA juga menghadirkan 60 tenant UMKM FSB di Hall D2 yang menawarkan beragam pilihan makanan dan minuman bagi para pengunjung.
“PESTAPORA selalu kami bayangkan sebagai sebuah ruang yang hidup selama beberapa hari, namun memorinya bertahan hingga kapanpun. Di mana musik, komunitas, kreativitas, dan berbagai cerita bertemu dalam satu ruang. Setiap tahun kami belajar dari orang orang yang datang dan menjadi bagian dari PESTAPORA. Karena pada akhirnya, festival ini bukan hanya tentang apa yang kami hadirkan, tapi juga tentang bagaimana pengalaman itu dirasakan dan dimaknai bersama,” ungkap Kiki Aulia Ucup, selaku Festival Director PESTAPORA. Kolaborasi dan Penampilan Spesial Lengkapi Line up.
PESTAPORA telah mengumumkan Full Line up PESTAPORA 2026 dengan sejumlah kolaborasi spesial menjadi bagian yang paling dinanti.
Hari pertama, dibuka dengan pertemuan lintas era. Kerispatih x Sammy Simorangkir membawa kembali lagu lagu yang membangkitkan nostalgia, sementara Killing Me Inside Reunion, Pure Saturday, The Upstairs, dan The Adams menghidupkan lagi jalur alternatif dan yang membesarkan satu generasi pendengar. Di sisi lain ada Ari Lasso, Tompi, Ten2Five, dan Bondan Prakoso & Fade2Black, lalu energi panggung dari The Changcuters. Shaggy Dog, dan Pee Wee Gaskins, serta Rizky Febian, Whisnu Santika, Fiersa Besari, Reality Club, dan King Nassar.
Hari kedua, punya rentang generasi paling lebar. Sheila On 7 berada di hari yang sama dengan Rhoma Irama & Soneta, Raisa feat Andi Rianto, dan Saykoji. Beberapa panggung dari situ, distorsi Burgerkill dan Barasuara bersahutan dengan Tenxi X Dia, MALIO & D’Essentials, Mahalini, Jason Ranti, Perunggu, MORFEM, dan Dialog Dini Hari. Goyangan pun tidak ketinggalan lewat Lesti Kejora, Naykilla, dan Inul Daratista.
Hari penutup, mempertemukan Syahrini dengan God Bless. Dewa 19 feat Ello, Tulus. Tipe-X Orcheska, J-Rocks, Armada, dan Project Pop. Di panggung yang berbeda, Sal Priadi. Salma Salsabil, Bernadya, For Revenge feat Tepe, NDX AKA, Adrian Khalif, dan Teenage Death Star menutup tiga hari itu dengan warna yang sama ramainya.
Ada satu benang merah yang menghubungkan ketiga hari di PESTAPORA 2026: Erwin Gutawa Orchestra yang akan tampil selama tiga hari berturut turut dengan kolaborator berbeda. Pada hari pertama, Erwin Gutawa Orchestra akan berkolaborasi dengan Ardhito Pramono dan Danilla, dilanjutkan dengan Fourtwnty pada hari kedua, serta Afgan pada hari ketiga.
Kehadiran Fourtwnty di hari kedua menjadi salah satu momen yang dinantikan, menandai kembalinya mereka ke panggung setelah menjalani masa hiatus. Kolaborasi ini menghadirkan kesempatan istimewa bagi penikmat musik untuk kembali menyaksikan Fourtwnty dalam pengalaman musikal yang berbeda bersama Erwin Gutawa Orchestra.
Tak hanya menghadirkan kolaborasi musik lintas genre, PESTAPORA 2026 juga memperluas pengalaman hiburan melalui panggung komedi bersama StandUpiIndo serta Podkesmas Stage yang akan hadir selama tiga hari penyelenggaraan, melengkapi perayaan musik dan hiburan dalam satu festival.
Line-up lengkap beserta pembagian hari tampilnya dapat dilihat di akun media sosial @PESTAPORA dan @Boss.creator.
Tiket PESTAPORA Masih Tersedia Bagi yang belum mengamankan tiket, PESTAPORA 2026 masih membuka kesempatan untuk ikut selebrasi bersama, dengan ketersediaan sebagai berikut: e Daily Pass Early Entry Rp 250,000” — tersedia untuk Day 1 di loket dan Day 3 melalui BRlmo, hari lain tidak tersedia e Daily Pass Rp 300,000″ — tersedia untuk Day 1 dan Day 3 di loket maupun BRlmo, hari lain tidak tersedia.Pengunjung diimbau membeli tiket hanya melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan dan tiket tidak sah. (Red)








