PANDEGLANG, biem.co – Kemampuan akademik bukan satu-satunya bekal yang dibutuhkan siswa untuk menghadapi masa depan. Keterampilan berkomunikasi, kepemimpinan, kerja sama, hingga keberanian melihat peluang usaha juga menjadi kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak bangku sekolah.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Kampus Kota Serang melalui Program Studi Manajemen menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA Negeri 10 Pandeglang.
Mengusung tema “Pengembangan Jiwa Kepemimpinan dan Kewirausahaan Siswa Melalui Pelatihan Soft Skill di SMAN 10 Pandeglang”, kegiatan ini diarahkan untuk membekali siswa dengan keterampilan nonteknis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah, organisasi, maupun dunia kerja.
Ketua tim pelaksana PKM, Salma Wildayani Lubi, mengatakan pengembangan soft skill menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Kemampuan memimpin, berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun kepercayaan diri juga menjadi bekal penting yang harus dimiliki,” ujarnya.
Menurutnya, siswa perlu diberikan kesempatan untuk mengenali potensi diri sekaligus mengembangkan keberanian dalam menyampaikan gagasan dan mengambil keputusan.
“Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, para siswa semakin percaya diri, mampu bekerja sama dalam tim, serta memiliki pola pikir kreatif dan berani melihat peluang kewirausahaan di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi mengenai kepemimpinan dan kerja tim, pengenalan pola pikir kewirausahaan, serta pelatihan komunikasi dan pengembangan kepercayaan diri.
Agar pembelajaran lebih mudah dipahami, tim PKM menerapkan metode interaktif melalui pembahasan contoh kasus, diskusi kelompok, permainan edukatif (games), refleksi, hingga sesi tanya jawab.
Melalui pendekatan tersebut, siswa didorong untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Mereka diajak berani menyampaikan gagasan, memahami pembagian peran dalam kelompok, serta mengenali peluang usaha sederhana yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar.
Dari pihak sekolah, Kepala SMAN 10 Pandeglang, Hj. Aan Qonaah, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Pelatihan soft skill dinilai menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan tambahan di luar pembelajaran akademik.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan pengalaman dan wawasan baru, khususnya dalam membangun karakter, kepemimpinan, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Kegiatan PKM ini dipimpin oleh Salma Wildayani Lubi, dengan St. Nurmuharomah dan Suci Safitriyanti sebagai narasumber. Sementara Anita Putri dan Amalia Faizatus Salma turut terlibat sebagai anggota tim pelaksana.
Pelaksanaan kegiatan didampingi Dr. Muhammad Iqbal Ismail, S.Farm., M.M., CLSP., CSEP., CPM., Dipl.B. selaku Dosen Pembimbing PKM.
Melalui pelatihan ini, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab dalam mencapai tujuan bersama.
Selain itu, materi kewirausahaan diharapkan mampu mendorong siswa lebih kreatif dalam melihat peluang, sekaligus memiliki keberanian untuk menyusun dan mempresentasikan ide usaha sederhana.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. ***








