KabarTerkini

Dindik Diminta Perjelas Soal Sekolah yang Digusur untuk Tol Serang-Panimbang

KABUPATEN SERANG, biem.co – Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Serang, M. Novi, meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera melakukan koordinasi terkait sekolah yang terancam tergusur akibat proyek Jalan Tol Serang-Panimbang.

Menurut Novi, pemerintah harus segera bertindak terkait status sekolah yang terancam tergusur tersebut, mengingat proyek Jalan Tol Serang-Panimbang merupakan proyek nasional, sehingga harus dikomunikasikan ke pemerintah provinsi dan pusat. Pihak dindik pun harus proaktif.

Sementara itu di tempat berbeda, Kabid SD Dindikbud, Aber Nurhadi mengaku hingga kini belum menerima tembusan dan laporan secara tertulis terkait SD yang terkena gusuran tersebut. Ia juga menambahkan tidak hanya tiga sekolah yang terancam tergusur, namun ada tambahan menjadi lima sekolah yang terancam tergusur.

“Kelima SD tersebut yakni SDN Cilebu, SDN Cipete yang berada di Kecamatan Kragilan, sementara tiga lagi berada di Kecamatan Cikeusal yaitu SDN Seba, SDN Cilayangguha, dan SDN Inpress,” jelas Aber Nurhadi, Senin (31/7).

Menyikapi itu pihak dindik pun tidak akan membiarkan kelima sekolah tersebut digusur tanpa ada pengganti bangunan sekolah, mengingat rencana pembangunan Tol Serang-Panimbang merupakan proyek nasional, maka upaya komunikasi juga akan dilakukan bersama pihak Kemendikbud. (firo)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *