KabarTerkini

Perang Masih Membara, Palestina Makin Berduka

biem.coSeperti peringatan Allah yang tertuang dalam ayat suci Al- Qur’an surat Al-Baqarah berulang-ulang kali, Bani Israil terus menerus melangsungkan aksinya. Konflik Palestina—Israel nampak menemui jalan buntu, terlebih saat pengakuan Presiden AS tentang Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel. Kendati demikian, umat Muslim dan para pendukung Palestina tak serta merta tinggal diam begitu saja. Mereka memperkuat barisan dan membantu semaksimal yang mereka bisa.

Aksi Cepat Tanggap (ACT), menjadi bagian di dalamnya. Dari sekian banyak yang telah dikerahkan tim ACT yang mana beberapa waktu lalu mengirimkan bala bantuan berupa dapur umum dan sejumlah relawan untuk membantu para pengungsi, kali ini ACT mengerahkan mobil tank air untuk kebutuhan air sehari-hari. Mengingat kebutuhan air yang jauh dari kata layak akibat lumpuhnya infrastruktur dan banyaknya residu ledakan senajata kimia.

Negeri para Nabi tersebut memang sedang dikepul asap akibat berbagai serangan. Namun, para pemuda Palestina tak tinggal diam begitu saja. Seperti dilansir dari akun instrgram resmi ACT @actforhumanity, tim ACT dan para pemuda Palestina menyisir titik-titik kekeringan guna mendistribusikan air, meski berdekatan dengan area militer zionis. Selain mobil tank air sendiri, tim ACT terus bergerak mengumpulkan berbagai bantuan. Misinya tetap fokus untuk bisa menyalurkan bantuan kemanusiaan amanah rakyat Indonesia meski beresiko tinggi.

Selanjutnya, tim ACT akan melayarkan Kapal Kemanusiaan yang akan membawa 10 ribu ton beras untuk rakyat Palestina.

Sobat biem bisa ikut membantu meringankan penderitaan mereka dengan share dan bantu donasi. Klik https://kitabisa.com/helppalestine. Lalu, pilih metode pembayaran via rek Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI & credit card. Kemudian, kalian akan mendapatkan laporan perkembangan via e-mail. Atau bisa juga dengan donasi langsung ke rekening BNI Syariah 6600004001 atas nama Aksi Cepat Tanggap. Semoga konflik di Palestina bisa segera mereda. (rai)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah
Tags

Artikel Terkait

Berikan Komentar