Kesehatan

Jatuh Cinta; Ini Efeknya Bagi Kesehatan

Jatuh cinta, berjuta indahnya.

biem.coSiapa yang tak mengenal cinta? Konsep dasar jatuh cinta (biasanya) diawali dari mata turun ke hati dimana kita tertarik pada lawan jenis yang (seringnya) membuat kita merasa nyaman dan bahagia.

Hampir tak ada orang yang tak pernah jatuh cinta. Salah satunya disebabkan karena struktur ketuhanan sendiri, dibangun atas nama ‘cinta’.

Saat jatuh cinta perasaan terasa selalu baik dan positif, beberapa kadang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Sobat biem! Jatuh cinta tidak hanya membuat hati berbunga-bunga dan bahagia lho, faktanya jatuh cinta memberikan efek positif bagi kesehatan.

Apa saja efek posiitif jatuh cinta bagi Kesehatan? Let’s find out!

Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh

Hasil penelitian dari Carnegie Mellon University menyebutkan bahwa rasa cinta akan menghasilkan emosi yang positif dan hal tersebut akan memberikan dorongan terhadap sistem kekebalan tubuh seseorang sehingga menjadi lebih sehat. Saat seseorang jatuh cinta, ia akan cenderung lebih peduli untuk merawat diri lebih bersih.

Jadi, kalau suami atau pacarnya lebih bersih dari biasanya, hmmm! Bisa jadi, ia sedang jatuh cinta, lagi. hehehe, Ups!

Menyehatkan Jantung

Kita selalu menyebut orang yang kita cintai dengan sebutan “jantung hatiku”, mungkin ini alasan mengapa cinta sering digambarkan dalam bentuk mirip jantung/hati.

Saat bertemu dengan orang yang disuka, pasti jantung kamu berdebar dan berdenyut dengan cepat. Ternyata hal ini membuat jantung terpompa dengan baik dan memberikan ekstra oksigen ke seluruh tubuh.

Hasilnya, kamu memiliki jantung yang sehat, peredaran darah menjadi lancar dan oksigen dalam otak mengalir dengan sempurna, sehingga lebih jernih dalam berpikir.

Penelitian di Amerika menemukan, tingkat kolesterol orang yang bahagia karena cinta lebih rendah daripada orang yang tidak jatuh cinta atau tidak bahagia dengan percintaannya.

Mau jantungnya tetap sehat? Yuk!

Meningkatkan kesehatan mental

Penelitian di Selandia Baru, menemukan bahwa orang-orang yang memiliki hubungan dengan orang yang dicintai, memiliki risiko lebih rendah mengalami depresi.

Para ahli percaya bahwa perasaan ditemani dan terhubung dengan orang yang dicintai dapat membantu menangkal perasaan kesepian dan terisolasi yang menjadi salah satu penyebab depresi.

Hmmm, wajar kalau jomblo banyak yang depresi, ya? ehh!

Menurunkan Tekanan Darah

Penelitian dari Annals of Behavioral Medicine mengungkapkan bahwa rasa cinta yang dimiliki seseorang baik dari pasangan, keluarga atau orang-orang disekitarnya akan memberikan energi positif yang dapat menurunkan tekanan darah.

Rasa cinta dan perasaan yang nyaman dapat memberikan efek positif yang secara tidak langsung bisa mengontrol tekanan darah seseorang.

Tuh!, yang sering marah-marah, tunggu apa lagi?

Mencegah Penuaan Dini

Saat sedang jatuh cinta, membuat kita akan sering tersenyum dan tertawa. Hal tersebut ternyata dapat menghasilkan hormon oksitosin dari dalam tubuh. Hormon ini berfungsi untuk melepaskan zat DHEA yang bermanfaat untuk meningkatkan peremajaan kulit serta sel-sel tubuh.

Mau tetap awet muda? Yu kenow, lah.

Selamat hari Jum’at dan selamat jatuh cinta ya, sobat biem. (AM)


Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar