BudayaHiburan

Jangan Sia-siakan Masa Muda, Masih Banyak yang Bisa Dilakukan

biem.coOmigot, omigot, omigot! Nampak ada sesuatu yang janggal di generasi muda saat ini. Apa itu? Beberapa hari belakangan ini santer terdengar pemberitaan ada sepasang pelajar SMP di Sulawesi Selatan ingin menikah muda karena takut tidur sendirian.

Miris, Sob, yang dimana di usia muda senang-senangnya bermain, belajar, dan gosipin guru killer, kok ini minta nikah. And than, nggak segampang itu minta nikah kayak minta beli ciki gopean di warung yang ada hadiah knalpot racing di dalam kemasannya.

Ini takut tidur sendirian atau takut dilanda rindu sih sebenarnya? Hey, jangan ngikutin film yang lagi nge-hits itu atau sinetron-sinetron, dong. Generasi muda harusnya belajar, dilanda masalah nggak ngerjain PR atau lupa pakai seragam gitu.

Dzikri Nurul Hakim, salah satu siswa SMAN 5 Kota Serang berkomentar nih, mungkin doi agak greget? Menurutnya, kalau takut tidur sendiri ya sah-sah saja sih, tapi kalau cuma gara-gara gini minta dikawinin, ya janganlah.

“Nanti anaknya mau dikasih makan apa? Buku LKS? Kan nggak mungkin. Kalau dikasih makan buku paket sih gapapa,” serunya siswa XI MIPA 6, SMAN 5 Kota Serang ini.

Benar juga kata Hakim, ya, SOB. Nanti anaknya dikasih makan buku paket, kalau nggak abis diangetin di magic jar buat sarapan besoknya kali, ya.

“Ya, jangan nikah dulu lah. Masa cuma gara-gara takut tidur sendiri jadi minta dinikahin? Toh orang lain yang seumuran dia juga banyak kali yang takut tidur sendiri tapi kan nggak minta dinikahin gitu. Dan buat orangtuanya jangan ngasih izin dulu buat dia kawin, karena menurut gue masalahnya sepele gitu,” ungkap cowok kelahiran Serang, 1 Februari 2002.

Ya kalau nggak, lanjut Hakim, orangtuanya mau ngasih izin ya jangan ngasih izin kawin mending ngasih izin buat anaknya ikut study tour gitu. Sip mantap, biaya study tour nggak semahal kayak nikah juga.

Nggak mungkin juga dong study tour pakai baju pengantin, ngebangun tenda, ikut pelatnas Sea Games. Eits, ada lagi nih yang ikut berceloteh ria soal pernikahan dini yang dilakukan siswa SMP ini. Cekidot!

Menurut Paulus Servasius, nikah dibawah umur itu kurang baik karena nanti nasib rumah tangganya jadi hancur.

“Si cowok belum bisa mencari nafkah, yang cewek masih keanak-kanakan. Kalau pun mereka hidup dibiayai orangtua, tapi study mereka tetap terganggu,” ujar mahasiswa semester 4, program studi Sistem Informasi di Universitas Serang Raya (Unsera) ini.

Yups, pendidikan itu penting untuk masa depan, apalagi dalam mencari pekerjaan. Belum lagi apa-apa masih dibiayai orangtua.

Kata Paulus, kalau bisa dikasih penjelasan ke kedua pihak.

“Kalau pun si ceweknya takut tidur sendiri gara-gara sebatang kara, ya dimasukin ke panti asuhan atau dititipkan ke saudaranya yang bisa dititipkan,” terang cowok Serang, 9 juli 1997 ini.

Ya, kalau tidak bisa dititipkan ke saudara, bisa di titipkan ke penitipan helm. Eh, jangan, nggak muat, hehehe. Jangan sia-siakan masa mudamu, karena banyak yang bisa dilakukan baik berkarya dan berbagi isnpirasi. Persis kayak slogannya biem.co, dari pada sesal di hari tua, hayo! (Dion)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Related Articles

Berikan Komentar