KabarTerkini

Kunjungan 3 Hari Presiden Grup Bank Dunia di Indonesia akan Bahas 3 Topik Spesifik

biem.co – Dalam kunjungannya di Indonesia selama 3 hari, Presiden Grup Bank Dunia atau World Bank Group, Jim Yong Kim akan membahas tiga topik spesifik.

Melansir dari Kompas, Kim sudah diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana Bogor pada Rabu lalu (04/07) dan memulai kegiatannya dengan mengunjungi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan posyandu.

“Kunjungan selama 3 hari akan mengangkat upaya-upaya yang telah dilakukan di Indonesia untuk meningkatkan SDM, mengurangi sampah plastik di laut, dan persiapan IMF-World Bank Group Annual Meetings di Bali,” demikian isi keterangan tertulis Grup Bank Dunia.

Sementara itu dilansir dari sumber lain, sebagaimana diketahui, Bank Dunia saat ini akan menjalankan proyek Dana Perwalian Kemaritiman Indonesia atau Indonesia Oceans Multi Donor Trust Fund.

Program tersebut memberi dukungan strategis terhadap seluruh agenda kelautan di Indonesia.

Bentuknya yang pertama adalah perbaikan terhadap perencanaan, koordinasi, kebijakan, dan pendanaan strategis kelautan Indonesia. Kedua, mendukung upaya pengurangan limbah plastik yang diwujudkan dalam Rencana Aksi Nasional Pengurangan Sampah Plastik. Ketiga, mendukung ketahanan daerah pesisir dan sumber daya laut.

Dana perwalian ini dikelola Bank Dunia yang merupakan hibah dari Norwegia dan Denmark, masing-masingnya berjumlah 1,4 juta dolar AS (sekitar Rp 20 miliar) dan 875 ribu dolar AS (sekitar Rp 12,5 miliar).

Dana tersebut bertujuan menciptakan sinergi dengan program sejenis di bawah Bank Dunia dan mitra pembangunannya, termasuk pengelolaan sampah di berbagai kota di Indonesia.

“Khusus kunjungan Presiden Kim ke Bali Kamis dan Jumat ini, kami akan membahas apa saja rencana untuk mengurangi 70 persen sampah plastik pada 2025 nanti,” kata Menteri Koordinator Maritim dan Kelautan, Luhut Binsar Pandjaitan secara tertulis, Kamis (05/07).

Di sisi lain, dalam keterangan yang dibuat Grup Bank Dunia menjelaskan pula bahwa, Grup Bank Dunia sudah sejak lama mengikuti upaya pemerintah Indonesia, khususnya dalam hal mengatasi masalah stunting.

Berdasarkan data Grup Bank Dunia, sepertiga balita di Indonesia yang jumlahnya hampir 9 juta anak mengalami stunting.

“Pemerintah Indonesia telah berkomitmen mengatasi masalah tersebut melalui strategi nasional untuk mempercepat penurunan stunting yang didukung program senilai 400 juta dollar AS yang baru-baru ini disetujui Bank Dunia dalam hal intervensi gizi dan perkembangan anak di tahun-tahun awal,” tambah keterangan dari Grup Bank Dunia.

Presiden Grup Bank Dunia dijadwalkan pada Kamis (05/07) akan bertolak ke Bali hingga Jumat (06/07) untuk memantau persiapan pelaksanaan IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 yang digelar pada Oktober mendatang.

Perhelatan Internasional tersebut diperkirakan mendatangkan hingga 20.000 orang peserta ke Bali.

Dalam agendanya, mereka akan membahas berbagai masalah yang berkaitan dengan upaya mengurangi kemiskinan hingga pembangunan ekonomi dan keuangan internasional. (Iqbal)

Editor : Andri Firmansyah

Related Articles

Berikan Komentar