Inspirasi

Tren Challenge dan Prank yang Semakin Kekinian

biem.co – Seiring canggihnya teknologi dan ide kreativitas setiap orang, semakin ke sini, semakin banyak keseruan yang dibuat, seperti halnya challenge dan prank. Hayo, apa saja challenge yang Sobat biem tahu? Flip bottle, mannequin, atau yang sedang hits saat ini, ‘Kiki Do You Love Me’?

Eits, tapi kamu perlu hati-hati, ya, melakukan apapun jenis challenge-nya. Karena ada beberapa kasus seperti ‘Kiki, Do You Love Me’ yang menyelakakan diri sendiri atau pengendara lainnya.

Tahu dong, ‘Kiki Do You Love Me’, challenge yang joget-joget keluar di pintu mobil itu? Iya dong pintu mobil, masa iya pintu surge, hehehe.

Nah, ada Ricky Andersan, seorang Freelancer yang suka iseng-iseng membuat challenge. Diakuinya, kegiatan tersebut dilakukan hanya untuk asik-asikan seperti orang kebanyakan.

“Cuma beberapa challenge seperti ‘Surat Cinta Untuk Starla’ dan ‘Ramadhan Tiba’. Ya buat dikoleksi dan di-upload di medsos biar viral kayak orang-orang,” ujar cowok kelahiran Pontianak, 14 Agustus 1998 ini.

Serupa dengan Ricky, Andhika Abdee Pratama pun bisa dikatakan sering membuat challenge maupun prank bersama teman-temannya.

“Gue suka nge-prank, karena kayak nguji nyali sama mental. Apalagi kalau nge-prank orang yang nggak dikenal. Kalau sama orang yang dikenal biasanya gue nge-prank bikin tulisan ‘silakan pukul saya’ terus di tempel di punggung temen,” terangnya.

Wah, itu, sih, jahil banget, coba nge-prank untuk kesehatan teman kalian, jangan tempel kertas tapi tempel koyo. Koyonya, koyo cabe yang tumpuk tiga.

“Nge-prank teman hanya buat seru-seruan doang, tapi kalau nge-prank orang nggak dikenal biasanya buat konten di YouTube,” terang siswa SMKN 2 Kota Serang ini.

Diakuinya, ide melakukan hal tersebut memang berasal dari diri sendiri. “Gue kan orangnya suka iseng sama temen dan buat hiburan tersendiri,” ungkapnya.

Nah, jika Sobat biem melakukan challenge atau prank, lakukan se-kreatif kamu. Tapi ingat, jangan menyelakakan diri sendiri, merugikan orang lain, apalagi merugikan negara. (Dion)

Editor : Happy Hawra

Related Articles

Berikan Komentar