KabarTerkini

Teater Syekh Siti Jenar, Manusia Harus Saling Menghargai dan Tidak Saling Membenci

KOTA SERANG, biem.co – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gesbica Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin (UIN SMH) Banten menyelenggarakan pertunjukan seni teater yang berjudul Syekh Siti Jenar. Pertunjukan yang diadakan di Aula Sjadzili Hasan lantai 1 UIN SMH Banten ini digelar dari tanggal 27 Agustus hingga 1 September 2018.

Muhammad Afrizal, Ketua Komunitas UKM Gesbica menuturkan, Syekh Siti Jenar merupakan cerita fiksi yang mengisahkan tentang perebutan kesultanan Demak.

“Kebetulan Sultan Demak dalam kepemerintahannya diusik oleh Kebo Kenongo. Dan akhirnya, diutuslah Sunan Kudus untuk membunuh Kebo Kenongo,” terang mahasiswa semester 9, jurusan Hukum Ekonomi Syariah, UIN SMH Banten.

Katanya, pesan dari cerita ini adalah sesama manusia harus saling menghargai, kasih sayang dan tidak saling membenci.

“Sebanyak 30 pemeran yang terdiri dari aktor dan kru. Persiapan kita pun selama enam bulan,” ujarnya.

Dalam teater Syekh Siti Jenar ini disutradarai Opik Jenggot, penulis naskah, Vredy Kastam Marta. Tidak hanya itu, pertunjukan teater ini akan dilakukan di beberapa daerah dalam rangka roadshow di beberapa kota seperti Rangkasbitung, Pandeglang, Cilegon, Semarang, dan Solo.

Untuk roadshow, lanjutnya, kita pun sudah prepare dari jauh-jauh hari. “Untuk peralatan yang dipakai saat ini tentunya kita persiapkan untuk dibawa ke beberapa tempat roadshow,” ucapnya.

Dirinya merasa bangga dengan apresiasi kesenian di wilayah Banten ini yang sangat tinggi. “Harapannya, kita ingin berdakwah melalui teater,” tutupnya. (Dion)

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar