KabarTerkini

Ratusan Pelajar SMA di Samakta Belajar Jurnalistik Bareng

KABUPATEN PANDEGLANG, biem.coArus digital yang makin deras, memungkinkan kita untuk mendapat berita hanya dalam hitungan detik saja. Untuk itu, kita perlu menyaring berita yang diperoleh, sehingga berita hoaks tak akan ikut larut dalam setiap sendi kehidupan, terutama di kalangan generasi muda. Untuk itu, Mading Bahana Samakta (Mabasa) menghelat Workshop Jurnalistik bertajuk Satu Goresan, Sejuta Perubahan di SMAN 2 Pandeglang (Samakta), kemarin.

Pada sesi kedua, sebanyak 135 peserta diminta langsung praktik meneliti dan menuliskan unsur-unsur berita yang telah lama diketahui dengan formula 5W+1H. Selain, itu mereka membuat judul berita yang ada di kanal biem.co dengan bahasa mereka sendiri. Sehingga, akan menarik perhatian pembaca juga memuat kesimpulan berita tersebut secara singkat. Mereka dapat mencari hardnews yang tersedia di kanal biem.co.

Resti Meidiyani Dimyati, pemateri dan salah satu reporter biem.co menuturkan, judul harus menarik tapi bukan berarti lebay atau berlebihan.

“Salah satu hal yang perlu diperhatikan yaitu judul. Judul harus menarik tapi bukan berarti lebay. Pokoknya, harus memuat inti besar dari berita tanpa melenceng dari isinya,” tegasnya, di sela-sela waktu para pelajar mengerjakan praktik mencari unsur berita.

Kelompok terbaik.

Lebih lanjut, Resti memaparkan penentuan 5W+1H gampang-gampang susah. Terlihat mudah, tapi sebenarnya harus diperhatikan juga. Sehingga berita yang sampai ke pembaca memiliki unsur faktual, aktual, penting dan menarik sebagaimana yang sayasampaikan di sesi 1 tadi.

Salah satu pelajar yang mengikuti kegiatan ini, adalah Hilwa dari SMAN 2 Pandeglang. Ia menuturkan, acaranya seru banget nggak bikin bosen, apalagi materi yang disampaikan juga terkait dengan pengunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Semoga kegiatan ini menjadi acara tahunan dan banyak yang lebih antusias untuk ikut workshop jurnalistik ini,” seru Hilwa, yang juga menjabat ketua Mabasa.

Kelompok terbaik.

Dari 13 kelompok, ditentukan hasil praktik menganalisis unsur berita dan memilih kelompok mana yang terbaik. Dan yang terpilih adalah dari kelompok 4 dan 5, yaitu Aina dkk. (red)

Editor : Andri Firmansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar