Inspirasi

Intip Mata Uang Terbesar di Dunia

biem.co Setiap negara memiliki mata uang nya tersendiri sebagai alat pembayaran dan identitas. Bentuk mata uang berupa koin atau kertas jadi andalan bertransaksi. Namun lain halnya di negara Federal Mikronesia (FSM), tepatnya di Pulau Yap yang mana mata uangnya adalah bongkahan batu. Batu ini disebut dengan Batu Rai dan digunakan sebagai alat transaksi jual beli.

Bahan dasar Batu Rai ini berasal dari campuran batu aragonit dan kalsit dengan lubang di tengahnya. Tingginya mulai dari 7 cm hingga mencapai 12 m dan berat yang tak tanggung-tanggung yaitu 7 ton. Hal tersebut menjadikan Batu Rai sebagai mata uang terbesar di dunia.

Terdapat hal unik untuk menentukan nominal dari Batu Rai ini, yaitu semakin besar ukuran maka makin besar nilainya. Misalnya saja jika Batu Rai diambil setelah mengorbankan banyak nyawa, maka nilainya akan melambung. Bahkan harganya mampu membeli tanah sampai membeli mahar pernikahan.

Sebenarnya Batu Rai bukan asli berasal dari Pulau Yap. Namun dari Pulau Palau, yang jaraknya 400 kilometer dari Pulau Yap. Karena dibawa dari tempat yang jauh, maka penduduk setempat sangat menghargai mata uangnya.

Dilansir dari The Vintage News, penduduk Yap telah memakai Batu Rai sebagai alat transaksi selama berabad-abad. Akan tetapi berhenti saat awal abad ke-20 karena kisruh antara Jerman dan Spanyol yang juga berdampak pada Pulau Yap. Saat kekaisaran Jepang mengampil alih Yap selama perang dunia II, batu Rai dijadikan jangkar kapal atau bahan material konstruksi.

Seiring berjalannya waktu, kini penduduk Yap lebih memilih bertransaksi dengan mata uang layanya kertas dan koin dan lebih modern. Namun,bukan berarti Batu Rai lenyap dari peredaran atau tak digunakan lagi. Batu Rai kini digunakan untuk transaksi sosial yang penting dan tradisional seperti pernikahan, warisan, atau sebagai tanda kekerabatan antara dua keluarga. (rai)

Editor : Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar