KabarTerkini

Tidak Kuat Menahan Beban, Perahu Eretan Hanyut

KABUPATEN SERANG, biem.co — Terjadi kecelakan terhadap alat penyebrangan sungai tradisional (Perahu Eretan) di Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Selasa (22/01).

Alat penyebrangan sungai tradisional yang menggunakan alat bantu tali seling tersebut terhempas arus air Kali Ciujung yang saat itu sedang deras. Menurut informasi yang diterima biem.co, kejadian pada pukul 06:30 saat perahu eretan akan menepi di Kampung Saninten, Desa Malabar, badan bodi belakang perahu eretan ditabrak tumpukan sampah yang terbawa arus air, akibat dari benturan tersebut perahu bagian belakang tengelam yang selanjutnya tali seling depan putus karena tidak kuat menahan beban.

Atas kecelakaan tersebut sejumlah kendaraan sekira 18 unit sepeda motor dan jumlah penumpang dugaan 29 orang yang terdiri dari 6 kru penarik Perahu Eretan dan 22 penumpang ikut terhanyut. Penumpang yang berjumlah 28 orang berhasil dievakuasi, namun untuk 1 penumpang bernama Suanda warga kampung Cirogol, Kecamatan Cikeusal belum ditemukan. Untuk sepeda motor yang ikut hanyut sampai saat ini belum dapat dievakuasi di karenakan arus Kali Ciujung deras.

Saat ini tim dari BPBD Kabupaten Serang sudah bergerak di lokasi kejadian. (IY)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar