SERANG, biem.co – Upaya mendorong pelaku usaha mikro naik kelas terus dilakukan kalangan akademisi. Kali ini, dosen Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang Kampus Serang turun langsung mendampingi pelaku UMKM melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di sentra produksi Kerupuk S99R Sumber Rezeki, Kecamatan Baros, Jumat (17/4/2026).
Mengusung tema “Peningkatan Literasi Akuntansi UMKM Melalui Pelatihan dan Implementasi Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM”, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan yang rapi, terstruktur, dan sesuai standar.
Ketua pelaksana kegiatan, Vani Vauliyanti, S.E., M.Ak menjelaskan bahwa literasi akuntansi menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan usaha.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu pelaku UMKM agar lebih tertib dalam pencatatan keuangan, sehingga bisa mengambil keputusan usaha dengan lebih tepat,” ujarnya.
Bersama tim, yakni Rismawati, S.E., M.Ak, mereka memberikan materi sekaligus pendampingan langsung, mulai dari pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan laba rugi, hingga laporan posisi keuangan sederhana berbasis SAK EMKM.
Tak hanya soal keuangan, tim dosen juga membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan digital. Sebelumnya, UMKM Kerupuk S99R diketahui belum memiliki media sosial sebagai sarana promosi. Dalam kegiatan ini, tim turut mengenalkan penggunaan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Pemilik usaha, Yoyon, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap pelatihan ini membawa dampak nyata bagi perkembangan usahanya.
“Kami sangat terbantu, terutama dalam memahami cara mencatat keuangan yang benar dan memanfaatkan media sosial untuk promosi,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari lingkungan sekitar, termasuk Ketua RT setempat yang turut hadir sebagai bentuk sinergi antara akademisi dan masyarakat.
Menariknya, suasana pelatihan berlangsung santai namun tetap produktif. Diskusi interaktif yang diselingi canda tawa membuat materi lebih mudah dipahami oleh peserta. Praktik langsung pencatatan transaksi menjadi sesi yang paling diminati.

Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM Kerupuk S99R Sumber Rezeki dapat memiliki sistem keuangan yang lebih tertata sekaligus mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing usaha.
Langkah sederhana ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kampus dan masyarakat dapat menghadirkan dampak nyata—mendorong UMKM berkembang lebih profesional, adaptif, dan siap bersaing di tengah dinamika ekonomi saat ini. ***








