Kabar

Aksi dan Tuntutan di Balik HUT Pandeglang ke-145

PANDEGLANG, biem.co — Slogan baru Kabupaten Pandeglang, yakni Pandeglang Bangkit ditujukan sebagai semangat baru bagi seluruh masyarakat Pandeglang pasca kejadian tsunami di Kecamatan Sumur dan sekitarnya pada akhir tahun 2018 lalu.

Tepat hari Senin (01/04/2019), usai perhelatan upacara HUT Pandeglang ke-145 di Alun-apun Pandeglang, GMNI dan HMI Pandeglang menggelar aksi di depan tugu jam Kabupaten Pandeglang.

Pada aksinya, terdapat 6 tuntutan yang mereka sampaikan, diantaranya:

  1. Segera wujudkan pendidikan yang mutu;
  2. Segera perbaiki infrastruktur yang rusak;
  3. Wujudkan visi-misi dengan maksimal;
  4. Wujudkan program 1 desa 1 tenaga kesehatan;
  5. Tuntaskan penurunan kemiskinan;
  6. Tuntaskan pemenuhan hak dasar rakyat.

Menurut Yati, salah satu anggota GMNI Pandeglang, visi dan misi Irna Narulita sebagai Bupati Pandeglang belum maksimal. Masih banyak kebobrokan selama ia menjabat.

Keenam tuntutan tersebut ditujukan khususnya untuk DPRD Kabupaten Pandeglang dan Irna Narulita selaku bupati. Terlebih saat beredar kabar Bupati Pandeglang membeli mobil seharga Rp1,9 miliar, dirasa sebagai menunjukkan sikap bupati yang kurang dalam mengelola pemerintahan.

Aksi ini juga sempat mengalami kericuhan selama kurang dari satu menit, namun pihak Kepolisian yang mengamankan jalannya aksi berhasil meredam kericuhan. Karena memang pada dasarnya tujuan dari aksi ini adalah sebagai menunjukkan refleksi dari kinerja Pemerintah Kabupaten Pandeglang, bukan aksi untuk memprovokasi. (FS).

Editor : Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar